Hasil UN SMP Tanjungpinang Peringkat II Se – Kepri

by -458 views
by
Kadisdik Kota Tanjungpinang, Dadang Sebelum Pengumuman Hasil UN Tingkat SMP
Kadisdik Kota Tanjungpinang, Dadang Sebelum Pengumuman Hasil UN Tingkat SMP
Kadisdik Kota Tanjungpinang, Dadang Sebelum Pengumuman Hasil UN Tingkat SMP
Kadisdik Kota Tanjungpinang, Dadang Sebelum Pengumuman Hasil UN Tingkat SMP

Tanjungpinang, (MK) – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang, Dadang mengumumkan hasil Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Se – Kota Tanjungpinang di SMP Negeri 1 Jalan Tugu Pahlawan, Tanjungpinang, Jumat (2/6/2017).

Tahun ini, kata Dadang, hasil UN ditingkat SMP Kota Tanjungpinang berhasil meraih peringkat ke – 2 Se – Provinsi Kepri. Hal ini tentu salah satu kebanggaan Disdik Kota Tanjungpinang.

“Alhambulillah, kelulusan UN tahun ini anak – anak kita untuk tingkat SMP mengalami kenaikan dari tahun lalu. Tahun lalu, kita berada di tingkat ke III Se – Kepri. Tahun ini, alhambulillah kita berada di peringkat II,” papar Dadang.

Dia mengutarakan, untuk tingkat Kepri ada dua orang anak yang masuk 10 besar di Kepri yakni pada urutan ke – 2 dan urutan ke – 7 dari SMPN 1 Tanjungpinang.

“Selain itu, anak – anak kita mendapat nilai sempurna sangat banyak sekali. Alhambulillah, ini semua adalah berkat kerjasama guru dengan kepala sekolah dan juga tentunya kerjasama kepada orang tua/ wali murid,” ujarnya.

Dikesempatan itu, Dadang juga mengucapkan ribuan terimakasih kepada guru – guru, kepala sekolah dan terutama kepada orang tua siswa.

“Berikanlah bimbingan, pelajaran dan bantuan kepada anak – anak kita, karena anak – anak kita setelah ini akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi dan pengawasan sepenuhnya untuk masa – masa yang akan datang. Kami serahkan sepenuhnya kepada orang tua/ wali murid,” ucapnya.

Dadang mengemukakan, pengumuman kelulusan ini juga serentak Se – Indonesia yang jatuh pada 2 Juni 2017. Namun, di Tanjungpinang pengumuman ini dilaksanakan sebelum Sholat Jum’at dengan tujuan untuk menimalisir hepori – heporia berlebihan anak – anak dalam hal merayakan kelulusannya.

“Di Kota Tanjungpinang, kita meminta pengumuman ini dilaksanakan sebelum Sholat Jum’at agar anak – anak kita tidak salah dalan merayakan kelulusan,” katanya.

Misalnya, masih kata Dadang, anak – anak merayakan kelulusannya dengan melakukan coret – coret baju, konvoi – konvoi di jalan dan lainnya. Oleh karena itu, pihaknya telah memberikan tahapan – tahapan kepada masing – masing kepala sekolah (Kepsek).

Tahapan itu, yakni anak – anak dibimbing untuk sujud syukur oleh guru agama dan guru lainnya. Anak – anak datang harus memakai baju muslim bagi yang Islam dan untuk Kristen dan lainnya sesuai dengan pakaian sewaktu beribadah.

“Pada hari ini mereka sengaja kita suruh datang dengan menggunakan pakaian muslim dan lainnya agar bajunya tidak dicoret – coret,” ucapnya.

Selain itu, Dadang berharap baju seragam putih atau baju osis dibawa dan nantinya untuk disumbangkan kepada anak – anak yang kurang mampu di sekolah tersebut.

Sebelumnya, untuk menghindari konvoi – konvoi di jalan raya, kata Dadang, setelah pengumuman selesai dan berdekatan dengan Sholat Jum’at, maka anak – anak langsung dibimbing ke masjid terdekat oleh guru agama dan guru lainnya.

“Inilah upaya – upaya kita dalam menimalisir perilaku – perilaku berlebihan dan heporia berlebihan dalam menyikapi kelulusan ini,” katanya. (NOVENDRA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.