Lingga, (MetroKepri) – Masih dalam rangka meriahkan HUT RI ke – 73, Desa Kualaraya kembali akan menggelar turnamen sampan layar dilokasi yang sama dengan tahun – tahun sebelumnya yaitu di pantai depan Kantor Desa Kualaraya, Kecamatan Singkep Barat pada Minggu, 02 September 2018 mendatang.
Ketua Panitia Turnamen Sampan Layar, Nazili mengatakan turnamen sampan layar yang akan segera dilaksanakan ini, selain memeriahkan HUT RI juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara sesama pecinta sampan layar di Kabupaten Lingga.
“Saya harap seluruh peserta dan penonton, nantinya akan selalu menjaga kesehatan lingkungan dengan tidak membuang sampah kelaut karena dapat menyebabkan kerusakan ekosistem laut di lokasi penyelenggaraan turnamen sampan layar nanti,” papar Nazili, Kamis (30/08/2018).
Dia mengutarakan, dengan penyelenggaraan turnamen sampan layar yang ketiga kalinya di Desa Kualaraya ini, diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan sesama pecinta sampan layar yang ada di Kabupaten Lingga.
“Kami juga menghimbau kepada seluruh tamu yang datang pada pelaksanaan turnamen baik peserta maupun masyarakat untuk dapat bersama – sama menjaga lingkungan agar tidak tercemar dengan cara tidak membuang sampah sembarangan,” ucapnya lagi.
Ditambahkannya, turnamen sampan layar III Desa Kualaraya ini dibuka untuk seluruh pecinta sampan layar di Kabupaten Lingga. Bagi peserta yang ingin mendaftar dihimbau untuk datang pada hari penyelenggaraan. Peserta juga harus mematuhi peraturan panitia yang akan diumumkan sebelum lomba dimulai pada Minggu pagi mendatang.
“Turnamen ini dibuka untuk umum, bagi yang mau mendaftar sebagai peserta datang saja pada hari Minggu nanti. Syarat – syarat perlombaan akan dibacakan sebelum lomba dimulai, untuk biaya insert itu dua ratus ribu rupiah untuk masing – masing sampan,” katanya.
Turnamen sampan layar III Desa Kualaraya yang akan digelar pada Minggu mendatang ini juga turut mengundang Kapolres Lingga, Kapolsek Singkep Barat, Danlanal Dabo Singkep, Danramil Dabo Singkep, Sekda Lingga, Kadis Pariwisata Lingga, Kadis Kebudayaan Lingga, Anggota DPRD Lingga, Lembaga Adat Melayu (LAM) Lingga dan juga beberapa tokoh masyarakat. (Red)
