Tanjungpinang, (MK) – Tokoh Pejuang Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau, Datok Huzrin Hood menyebutkan, seminar ‘Ayo membaca’ yang diadakan oleh Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) Kepri hendaknya segera terealisasi, karena seminar tersebut tidak terlihat hasilnya.
“Seminar maunya segera terealisasi. Jangan sering seminar, tapi tidak ada hasil, dan juga harus perhatikan anak – anak diluar daerah yang jauh dari jangkauan buku,” papar Huzrin saat ditemui media di Hotel Bintan Plaza, Jumat (15/4) petang.
Menurut dia, hendaknya pemerintah aktif dalam kegiatan dilapangan, dan tidak hanya seminar.
“Pemerintah harus turun ke lapangan. Kan ada tu daerah yang tak ada tempat bacaan. Lebih elok turun langsung, dari pada seminar terus, tapi jarang nampak hasilnya,” ucapnya.
Dia mengutarakan, untuk anggaran lebih baik direlokasikan kepada taman bacaan dari pada sewa tempat untuk seminar. Sebab jauh lebih murah, hasilnyapun terlihat jelas.
“Anggaran lebih bagus untuk taman bacaan atau buat perpustakaan keliling. Sewa hotel macam inikan besar anggarannya. Tapi ingat, pemerintah harus transparan terhadap anggaran,” katanya. (SYAIFUL AMRI)
