Jumat Keliling, Bripka David Sampaikan 3 Hal di Desa Cemaga

by -196 views
Foto Bersama di Masjid Tsamaratul Infaq, Desa Cemaga
Foto Bersama di Masjid Tsamaratul Infaq, Desa Cemaga

Natuna, (MetroKepri) – Berangkat dari Kantor Polisi Sektor (Polsek) Bunguran Timur, PS. Panit Binmas Polsek Bunguran Timur, Bripka David Arviad didampingi Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Cemaga, Brigadir Henri bergerak menuju Desa Cemaga.

Hal itu untuk melaksanakan himbauan keamanan dan ketertiban masyarakat dan merupakan kegiatan Jumat Keliling dari Polsek Bunguran Timur, Jumat 28 Desember 2018.

Dengan berseragam lengkap, dua personil Polsek Bunguran Timur ini mengendarai mobil patroli dan menempuh jarak 22 kilometer dengan waktu kurang lebih 35 menit untuk sampai ke tujuan.

Selama perjalanan, cuaca cerah hari ini menambah semangat kedua personil kepolisian ini untuk melaksanakan tugasnya.

Sesampainya di Desa Cemaga, mobil patroli langsung menuju rumah Ketua RW 02, Abdullah Azis. Dengan singkat, Bripka David menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan mereka yakni agar Ketua RW 02 selalu memberikan bimbingan kepada warganya untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

Hal senada juga disampaikan kepada Ketua RT 04, Wan Ismail dan kepada Kepala Desa Cemaga, Idris beserta staf saat di kantor Desa.

Usai Sholat Jumat di Masjid Tsamaratul Infaq, kurang lebih 100 jemaah mendengar himbauan kamtibmas dari Bripka David.

“Terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya. Saya selaku PS. Panit Binmas Polsek Bunguran timur mewakili Kapolsek Bunguran Timur, Kompol M Sibarani untuk menyampaikan himbauan kamtibmas kepada bapak – bapak yang hadir dalam ibadah Sholat Jumat hari ini,” papar Bripka David membuka himbauan kamtibmas.

Dia mengatakan, ada tiga hal penting yang perlu disampaikan saat ini. Pertama, mengingat pemilu sebentar lagi, masyarakat khususnya Desa Cemaga dihimbau agar tidak ikut – ikutan menyebarkan berita hoax yang sekarang ini lagi marak – maraknya di media sosial dan menyebarkan isu SARA yang bisa memecah persatuan dan membuat kekacauan.

Kedua, himbauan dalam menjelang Tahun Baru, dipergunakan untuk melakukan kegiatan – kegiatan yang bermanfaat dan tidak bersifat hura – hura. Untuk kegiatan Dzikir agar dikoordinasikan dengan kepolisian. Masyarakat yang melakukan kegiatan diluar Dzikir, agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Diharapkan, peran serta orang tua dalam memberikan bimbingan pengetahuan dan kebijaksanaan kepada generasi muda untuk mengarahkan para generasi muda melakukan hal – hal yang positif dan bermanfaat di jelang tahun baru nanti.

Ketiga, situasi musim utara di Kabupaten Natuna dengan cuaca yang bisa dibilang ekstrim. Menurut perkiraan BMKG, gelombang laut saat ini bisa membahayakan keselamatan jiwa. Sebelum kelaut, masyarakat diharap memantau informasi yang ada. Jangan memaksa untuk melaut, apabila keadaan tidak memungkinkan dan tidak layak untuk melaut, karena kasihan istri dan anak apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Untuk itu, Bripka David meminta dukungan dari semua stake holder dalam menciptakan keamanan dan ketertiban ditengah masyarakat. Karena tanpa itu semua, sulit untuk mencapai semuanya.

“Kita lakukan ini untuk kebaikan kita bersama. Saat ini, kami rajin datang ke masjid memakai seragam lengkap, bukan karena pencitraan melainkan ini merupakan pakaian terbaik selain dihadirkan dikedinasan, dihadirkan juga di rumah Tuhan,” imbuhnya. (Manalu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.