Kabupaten Natuna Disinggahi 12 Kapal Yacht

by -283 views
by
Peserta Rally Kapal Yacht saat berkunjung ke Natuna. Foto KALIT
Peserta Rally Kapal Yacht saat berkunjung ke Natuna. Foto KALIT

Natuna, (MK) – Kegiatan Rally Malaysia berupa perjalanan Kapal Yacht (Kapal layar) dengan rute Malaysia Timur ke Malaysia Barat. Kabupaten Natuna menjadi daerah persinggahan perjalanan tersebut.

Kabupaten Natuna dan Anambas kembali mendapat kunjungan kapal layar yang ke dua.

Pada perjalanan kali ini, sebanyak 12 kapal layar (Yacht) berlabuh di laut Desa Tanjung Kumbik Kecamatan Pulau Tiga Kabupaten Natuna.

Kedatangan turis manca negara itu disambut masyarakat Desa Tanjung Kumbik dan Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna. Kemudian, acara dilanjutkan di lapangan bola Tanjung Kumbik dan dibuka oleh Bupati Natuna A. Hamid Rijal dengan hiburan band lokal, tradisional angklung, kompang dan kreasi lokal Natuna.

Organizer Rally Yatch asal Jakarta, Raymond menyampaikan, pada ajang Rally Yatch ini Anambas  dan Natuna menjadi salah satu rute persinggahan kapal layar. Diharapkan, Pemerintah Kabupaten Natuna bisa lebih aktif untuk mengejar dan mempersiapkan agar Natuna bisa membuka jalur menjadi rute kapal layar asing dalam perpres 105 tahun 2015 tentang kapal layar asing ke Indonesia.

“Natuna punya alam yang bagus, sayang masih belum diatur dan berharap kepada Pemerintah Natuna untuk lebih aktif dalam pariwisatanya dan bisa nantinya menjadi salah satu rute kapal layar asing sesuai dengan perpres 105 tahun 2015. Selain itu, Natuna masih dikalahkan dengan Anambas. Pemerintah Anambas telah masuk dalam rute kapal layar asing dan penyambutan juga masih kalah dibanding Anambas,” ucapnya, Minggu (5/6).

Sementara, Ketua pelaksana kegiatan dari Dinas Pariwisata, Toni Yuli Bandri menyebutkan, kapal layar mulai berlabuh pada 3 hingga 6 Juni.

“Dinas Pariwisata Natuna berkordinasi dengan Kementerian Pariwisata, karena Indonesia menjadi jalur kapal layar. Untuk acara ini akan digelar kegiatan berupa band lokal, angklung, kreasi lokal. Sedangkan untuk para turis hanya dipersiapkan persediaan air bersih dan bahan bakar minyak dan masalah biaya, mereka (Turis) langsung yang nanggung, kita hanya mempersiapkan saja,” katanya. (KALIT)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.