Kapal Akeng Tenggelam Dihantam Gelombang Diperairan Dabo Singkep

by -227 views
by
Kapal Tanpa Nama Tenggelam Saat Dievakuasi
Kapal Tanpa Nama Tenggelam Saat Dievakuasi
Kapal Tanpa Nama Tenggelam Saat Dievakuasi
Kapal Tanpa Nama Tenggelam Saat Dievakuasi

Tanjungpinang, (MK) – Selang beberapa hari kecelakaan laut, kini kembali lagi terjadi di wilayah perairan Dabo Singkep dan menimpa kapal tanpa nama yang diketahui milik Akeng (Pasir Panjang).

Kapal tenggelam tersebut dikabarkan membawa tiga ABK yakni atas nama Jumadi, Madi, dan Nong. Dugaan sementara, kecelakaan tersebut disebabkan kapal dihantam gelombang tinggi diperairan tersebut.

Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI R. Eko Suyatno setelah menerima laporan dari Danlanal Dabo Singkep Letkol Laut (P) Agus Yudho Kristianto memerintahkan agar segera membantu SAR untuk pencarian. Sesuai laporan awal dari masyarakat nelayan setempat dengan titik koordinat sekitar perairan Tanjung Dato, Kamis (1/6/2017).

Selanjutnya Danlanal mengerahkan Patroli Keamanan Laut (Patkamla) Cempa milik Lanal Dabo Singkep ke lokasi kejadian sekitar pukul 13.00 WIB.

Akhirnya kapal tanpa nama tersebut berhasil ditemukan dalam posisi tenggelam dengan haluan kapal timbul diatas permukaan air pada posisi 00 03′ 50″ S-104 24′ 47″ T sekitar perairan Tanjung Datok.

Lanal Dabo Singkep menurunkan Tim Western Fleet Qiuck Response WFQR – 4 bersama masyarakat nelayan setempat melaksanakan penyelamatan, sekitar pukul 16.30 WIB kapal berhasil ditarik menggunakan pompong masyarakat dan dikawal Patkamla Cempa menuju ke pelabuhan Pulun.

Sekitar pukul 17.30 WIB kapal dikandaskan untuk keamanan dan akan diserahkan kepada pihak pemilik.

Sementara itu proses pencarian ketiga korban ABK hingga pukul 19.45 WIB, Patkamla Cempa belum berhasil menemukan korban. Patkamla Cempah tiba di dermaga Posal Cempa pukul 20.45 WIB untuk melaksanakan SAR lanjutan.

Guna mempercepat proses pencarian korban, aksi tanggap Tim WFQR 4 Lanal Dabo Singkep meneruskan menginformasikan peristiwa kecelakaan tersebut kepada masyarakat nelayan sekitar perairan tersebut untuk membantu pencarian ketiga korban ABK yang hilang.

Saat ini Danlanal Dabo Singkep melaksanakan koordinasi dengan Polres Lingga untuk melaksanakan SAR lanjutan, namun mengalami kesulitan terkendala cuaca ekstrim angin kencang dan gelombang laut yang tinggi menghambat proses pencarian ketiga ABK.

Atas musibah tersebut, Danlanal menghimbau masyarakat nelayan agar sebelum berlayar memperhatikan informasi cuaca yang telah dikeluarkan oleh BMKG, serta melengkapi alat keselamatan life jacket. Hal ini agar terhindar dari kecelakaan laut, karena dalam kurun waktu empat hari ini, telah terjadi 2 kali kecelakaan laut diwilayah tersebut. (Red/ Dispen Lantamal IV)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.