Natuna, (MetroKepri) – Usai ibadah mingguan di Gereja Protestan Di Indonesia (GPDI) Jemaat Elsaddai, Kapolsek Bunguran Timur, Kompol M Sibarani menyampaikan himbauan kamtibmas, Minggu 13 Januari 2019.
Ada empat himbauan yang disampaikan Kapolsek Bunguran Timur kepada 50 jemaat dan pengurus Gereja GPDI Jemaat Elsaddai. Pertama, sinergi semua stakeholder dan elemen masyarakat menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan. Jadi bukanlah semata – mata tanggungjawab Polri saja, karena tanpa sinergi yang baik, hal itu semua sulit dicapai.
Kedua, bijak dalam bermedia sosial. Kapolsek menyarankan kepada jemaat Gereja GPDI Jemaat Elsaddai, apabila jemaat menerima maupun mendapatkan suatu berita agar tidak diterima secara mentah – mentah, melainkan dicari tau terlebih dahulu kebenarannya sebagai langkah antisipasi terjadinya penyebaran berita hoax yang berkesinambungan karena sekarang terdapat UU ITE di negara kita.
Ketiga, agar tidak menjadikan Gereja (Tempat Ibadah) sebagai tempat untuk berlangsungnya ajang kegiatan kampanye atau kegiatan politik lainnya menjelang Pemilu tahun 2019.
Keempat, mengingat cuaca saat ini diperairan Natuna sangat ekstrim di musim angin utara, intensitas gelombang air laut naik tinggi. Selaku aparat penegak Harkamtibmas menghimbau agar untuk sementara waktu para jemaat tidak melakukan aktivitas baik di perairan pantai maupun di laut.
“Sampai saat ini, telah diberikan contoh hingga dua kali kejadian musibah yang menimpa anak – anak kita. Pertama di Batu Kasah Cemaga Kecamatan Bunguran Selatan, kedua di Pantai Teluk Selahang Desa Limau Manis Kecamatan Bunguran Timur Laut dengan total jumlah lima korban. Empat orang korban terselamatkan dan satu orang korban meninggal dunia,” ucapnya. (*)
Penulis : MANALU
