Keluar Dari YouTube, Ryan Syahputra Luncurkan Album Digital

by -121 views
Ryan Syahputra saat di atas panggung memainkan alat musik Gambus
Ryan Syahputra saat di atas panggung memainkan alat musik Gambus

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Jenis musik saat ini sudah terbilang banyak di Tanah Air kita Indonesia. Hal ini menjadi catatan penting bagi musisi Tanjungpinang yang ingin berkiprah lewat musik tetapi menggunakan konsep yang berbeda.

Apalagi di era musik digital saat ini, kebanyakan musisi atau band lebih menyukai format lagu utuh. Diunggah ke YouTube dan syukur-syukur diterima oleh pendengar.

Ryan Syahputra musisi asli putra daerah dari Pulau Penyengat Kota Tanjungpinang mencoba keluar dari itu semua.

Era digital bukan sesuatu yang boleh mendikte semangat bermusiknya, harus disahabati sebagai sebuah sarana berkarya.

Tahun ini, Dia (Ryan Syahputra) secara resmi merilis album instrumental gambus keduanya. Judulnya, ‘Madah’ dan sudah dipasarkan secara digital di peron musik di gawai.

“Album tersebut sudah bisa didengar di Spotify, Joox, Deezer dan juga iTunes,” kata Ryan, Selasa (26/11/2019) di Penyengat.

Pada album Madah, putra Penyengat ini menyajikan sembilan lagu instrumental dengan ragam tema. Jangan karena instrumen utamanya adalah gambus lantas menuding album ini sebagai instrumental musik daerah.

Ryan memanfaatkan bunyi-bunyi digital untuk menambah kaya nuansa komposisi lagunya.

“Saya menawarkan ke pendengar sesuatu yang lain dari gambus, semoga bisa diterima dengan baik,” harapnya.

Walau sudah dirilis secara resmi di kanal-kanal digital, album ini tetap akan diluncurkan secara seremonial. Hajatan ini diprakarsai secara mandiri oleh kawan-kawan sepermainan Ryan, yang merasa album ini tetap perlu dirayakan bersama.

“Saya dan teman-teman ingin menemani Ryan mengantar lagu ini secara langsung kepada para pendengar di Tanjungpinang,” kata Fatih Muftih, inisiator peluncuran album Madah.

Dalam peluncurannya nanti, sambung Fatih, bukan melulu Ryan tampil membawakan instrumental terbarunya, ada pula banyak penampilan seni dan juga diskusi.

“Terhibur dan tercerdaskan. Begitu kami mengonsep acaranya. Peluncuran album Madah akan dilaksanakan pada Sabtu (30/11/2019) mendatang di Laman Boenda Gedung Gonggong,” sebutnya.

Untuk kegiatan nanti lanjut Fatih, tidak perlu undangan khusus, siapa pun boleh datang dan siapa pun boleh bergabung.

“Tanpa terkecuali. Mari datang dan ikut merayakan album kedua musisi Tanjungpinang ini. Kalau bukan kita, masa harus warga Pochinki,” tutupnya sekaligus bercanda. (*)

Penulis: Novendra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.