Kepergok, Penghuni Kamar Batal Suap Oknum Satpol PP

by -214 views
by
Satpol PP Kota Tanjungpuinang saat razia penginapan. Foto SYAIFUL AMRI
Satpol PP Kota Tanjungpuinang saat razia penginapan. Foto SYAIFUL AMRI

Tanjungpinang, (MK) – Salah seorang penghuni kamar di salah satu penginapan di Tanjungpinang, terjaring razia yang dilaksanakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang pada Rabu (8/6) sekitar 02.10 WIB dini hari.

Pria itu terjaring razia sedang bersama seorang wanita di salah satu kamar penginapan. Akan hal itu, pria yang diduga seorang oknum polisi tersebut hendak menyuap salah seorang oknum Satpol PP berinisial C.

Akan tetapi, hal itu batal dilakukan karena kepergok para awak media yang ikut pada kegiatan razia rutin yang dilaksanakan Satpol PP Kota Tanjungpinang selama bulan Suci Ramadan.

Selain itu, kegiatan razia di beberapa penginapan tersebut juga diduga bocor, diduga ada permainan antara oknum Satpol PP yang sengaja membocorkan jadwal razia tersebut.

Sayangnya, hal itu belum diklarisifikasi secara jelas oleh Kabid PPUD Satpol PP, Nanang yang kebetulan tidak melihat kejadian tersebut.

“Saya belum bisa pastikan kejadian itu benar atau tidak. Sebab saya tidak disana, sebaiknya kalian tanyain kepada Kabid Trantib, Pak Omrani, beliau kan disana coba minta klarisifikasi dari beliau saja,” ujar Nanang saat diwawancara awak media dini hari.

Dia juga akan menyidik oknum Satpol PP yang diduga menerima suap. Jika benar terbukti bersalah, maka oknum tersebut akan diberikan sanksi sesuai kesalahannya.

“Kita akan lihat dulu. Kita akan melakukan penyidikan terhadap anggota kita yang diduga akan menerima suap itu dan akan kita beri sanksi berat sesuai kelakuannya jika terbukti,” paparnya.

Selain itu, pantauan awak media, terlihat beberapa orang yang seharusnya terjaring razia, namun dibiarkan begitu saja dan seakan menutup mata. Pada razia tersebut, hanya 10 yang diamankan Satpol PP Kota Tanjungpinang.

“Kan total semua 10 orang, itu sudah kita bawa ke kantor kok. Kan bisa lihat sendiri, tapi kalau yang ditanyakan ada yang tidak dibawa sewaktu di Hotel Citra tadi, ya kronologisnya tanyain lagi dengan Pak Omrani. Sebenarnya emang harus dibawa, tapi mungkin ada kebijakan lain dari Pak Omrani,” ucapnya.

Sementara, saat awak media hendak mengklarifikasi kepada Kabid Trantib, Omrani terkesan tertutup dan menghindari awak media. (SYAIFUL AMRI)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.