Batam, (MetroKepri) – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 012 Sekupang Batam membuat pengumuman kelulusan bersyarat terhadap 16 peserta didik baru di sekolah tersebut.
Dengan adanya pengumuman lulus bersyarat tersebut membuat orang tua murid resah.
Akan hal itu, Ketua Komite SDN 12 Musofa merasa bingung dan mengaku apa maksud dari pengumuman tersebut.
“Barusan saya juga telepon Kepala Sekolah, apa maksud dari pengumuman tersebut. Kata beliau (Kepsek) minta saran ke saya. Jadi kemarin sudah disampaikan ke Plt Kepala Dinas Pendidikan, 16 peserta didik yang tidak tertampung didua kelas diajukan penambahan kelas. Jadi tiga kelas sekarang, terpulang ke Pak Wali menyetujui atau tidak. Kita tunggu solusinya,” papar Musofa yang juga Anggota DPRD Kota Batam ini saat dikonfirmasi MetroKepri melalui pesan WhatsApp selulernya, Kamis (12/07/2018).
Musofa juga menyarankan untuk konfirmasi langsung ke Kepala Sekolah terkait apa yang dimaksud lulus bersyarat tersebut.
“Saya tidak tahu kenapa sekolah membuat pengumuman seperti itu. Saya selaku penasehat komite, tidak menerima mereka datang ke rumah karena waktu bersamaan saya ada khitanan massal di Batu Aji. Saya juga menyesalkan pengumuman itu. Memang sekolah ini sejak berdiri adalah ide saya dan sudah dua periode selalu saya ditaruh sebagai Pengurus Komite,” ujarnya.
Selain itu, kata dia, Kepala Sekolah kalau ada apa – apa selalu konsultasi kepadanya. Jadi kesimpulannya, dirinya menolak untuk kedatangan orang tua ke rumah. Silahkan sekolah bersama orang tua mencari solusi.
“Jadi tidak ada unsur politik, apalagi unsur uang. Karena tujuan awal berdirinya SDN 012 untuk mengakomodir siswa yang tidak tertampung di SDN 02 dan SDN 07, karena Tiban Indah padat penduduk,” ucapnya. (JIHAN)
