Tanjungpinang, (MK) – Pelantikan Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang yang dilaksanakan di Gedung Daerah menuai pro dan kontra di kalangan legislatif Kota Tanjungpinang.
Salah satunya, Maskur Tilawahyu yang notabennya sebagai Anggota DPRD Kota Tanjungpinang dari Partai Demokrat merasa ‘terkucilkan’. Pasalnya, dia (Maskur) tidak diundang dalam acara tersebut.
“Seharusnya kita diundang. Apalagi saya di Komisi I yang membidangi pemerintahan,” papar Maskur melalui pesan di salah satu group whatssAp, Senin (22/1/2018).
Kepada awak media ini, Maskur juga mengatakan kemungkinan hal tersebut sudah menjadi protap Pemerintah Provinsi Kepri yang tidak mengundang pihaknya untuk hadir.
“Mungkin itu sudah protap dari provinsi. Kita mau bilang apa. Padahal kita ini ingin juga menghadirinya, kan nanti sama – sama untuk memajukan Tanjungpinang,” ujarnya.
Sementara itu, hari ini (Senin, 22/1/2018) Raja Ariza dilantik sebagai Penjabat Wali Kota Tanjungpinang sampai terpilih kembali Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih pada Pilwako tahun 2018 ini. (NOVENDRA)
