Tanjungpinang, (MK) – Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Saat Sianturi menilai Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun terkesan sengaja memperlambat proses pemilihan Wakil Gubernur.
“Sekarang, kalau dia (Gubernur) serius, harus pro aktif. Terbukti dari dikirimkan dua nama kemarin yang dikirimkan, satu orang tidak melengkapi tapi tidak ditanya,” papar Sahat kepada MetroKepri.com saat ditemui di Kantor DPRD Kepulauan Riau, Rabu (18/10/2017).
Legislator PDIP Dabil Batam ini juga berpendapat kalau memang dia (Gubernur) sibuk, artinya membutuhkan wakil untuk membantu kelancaran pemerintahannya.
“Kalau dia sibuk, tentu butuh wakil. Undang – Undang sudah mengatur pemerintahan itu dipimpin oleh Gubernur dan Wakil Gubernur,” ujar Sahat.
Masih kata Sahat, apalagi Provinsi Kepulauan Riau ini terdiri dari banyak pulau. Maka tidak bisa sendiri dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Kita daerah kepulauan dengan jarak yang jauh – jauh,” ucapnya.
Oleh karena itu, menurutnya, bentuk dari ketidakseriusan Gubernur terbukti dengan tidak melakukan komunikasi dengan DPRD.
“Seharusnya, Gubernur tanya dong sama kami, sudah lengkap belum berkas yang dua itu. Ini tidak ada,” pungkasnya. (RUDI PRASTIO)
