
Batam, (MK) – Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Aman S.P.MM meminta pemerintah menanggapi uang jasa terhadap puluhan Dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Batam.
“Soal yang dikeluhkan oleh puluhan dokter rumah sakit itu akan menjadi presiden buruk bagi Kota Batam. Apalagi kesehatan itu adalah kebutuhan dasar masyarakat dan ini harus dijawab secara baik oleh Pemerintah Kota Batam,” papar Aman kepada MetroKepri di ruang kerjanya, Senin (28/8/2017).
Menurut dia, RSUD Kota Batam ini juga salah satu kebutuhan dasar masyarakat. Ini sangat berbahaya dan apalagi sekarang RSUD itu bekerja sama dengan BPJS dan selama ini tempat masyarakat berobat.
“Nah ini akan jadi persoalan. Menurut pihak RSUD bahwa BPJS menunggak pembayaran ke rumah sakit. Terkait penunggakan itu harus kita klarifikasikan atau diidentifikasi sehingga tahu permasalahan sesungguhnya. Dulu, waktu saya masih di Komisi II, ketika membicarakan pendapat RSUD salah satu kendala dari BPJS saja,” ujar Aman.
Namun kemudian, kata dia, ada semacam tagihan sejenis invois dari RSUD yang tidak bisa dibayarkan oleh pihak BPJS. Karena persoalannya, apa yang ditulis diinvois itu berbeda dengan apa yang diinginkan oleh BPJS. Jadi pihak BPJS tidak bisa membayar.
“Invois itu misalnya kalau yang namanya seperti penyakit yang diderita oleh pasien itu atau kondisi pasien seperti apa dan itulah yang ditagih oleh pihak RSUD kepada BPJS,” ucapnya.
Maka, kata dia, itulah yang menjadi kendala tidak terbayar. Sesungguhnya Pemerintah Kota Batam bisa saja mendudukkan permasalahan ini.
“Panggil pihak RSUD dan panggil BPJS, baru ditanyakan satu persatu apa permasalahannya. Apakah permasalahan terkait tagihan atau pihak BPJS tidak membayar kepada RSUD,” kata Aman.
Dia mengemukakan, kalau tagihan itu tidak terbayar baru ditanya pihak BPJS. Pasti masalah pembayaran atau masalah uang jasa dokter dapat diatasi.
“Kita sering mendengar di RSUD itu terkadang tidak ada obat – obatan sesuai rekomendasi dokter. Itupun masyarakat harus mencari keluar dan ini akan menjadi permasalahan serius yang harus segera dicarikan jalan keluarnya dan harus segera dijawab oleh Pemerintah Kota Batam. Masalah RSUD ini akan berdampak terhadap pasien, kalau tidak secepatnya ditangani,” ucapnya. (JIHAN)
