Kontrak Diputus, Kontraktor RS Encek Maryam Klaim Bekerja Sesuai Aturan

by -502 views
Direktur CV Bunde Melayu, Basri
Direktur CV Bunde Melayu, Basri

Lingga, (MetroKepri) – Pengerjaan Rehabilitasi dan Renovasi Gedung Rawat Inap Kelas I, II dan III Rumah Sakit Encek Maryam senilai Rp1.254.688.000 yang bersumber dari DAK Sub Bidang Kesehatan Rujukan sudah selesai.

Meski demikian, pihak Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Lingga enggan mengakui hasil pekerjaan tersebut bahkan bersikukuh menyebut bahwa sudah ada pemutusan kontrak.

Salah Satu Pekerjaan Yang Sudah Selesai
Salah Satu Pekerjaan Yang Sudah Selesai

Direktur CV. Bunde Melayu Basri selaku pelaksana pekerjaan proyek melalui klarifikasinya mengklaim perusahaannya bekerja sesuai aturan. Justru, Basri merasa aneh dengan ramainya pemberitaan yang menyebut seakan akan proyek tersebut makrak.

“Makrak ape bende, dah siap. Ape dasarnye putus kontrak?,” tanya Basri penuh keheranan bahkan dirinya balik menuding pihak Dinkes PPKB yang tak bekerja sesuai aturan, Jumat (28/12/2018).

Menurutnya, apabila perusahaannya dianggap telat dalam pengerjaan, harusnya ada teguran tertulis. Berdasarkan laporan konsultan pengawas, sampai hari ini CV. Bunde Melayu belum pernah menerima surat peringatan atau berita acara putus kontrak sebagaimana yang disebutkan PPTK Kegiatan, Marnaza Yusman di media online baru baru ini.

Basri juga membantah atas tuduhan yang menyebutkan perusahaannya menang lelang dengan cara curang.

“Saye ni budak Serteh, budak sini. Saya nak bangun kampong dengan bermarwah, bukan main celat,” sebut Basri dengan raut wajah serius.

Masih kata Basri, pihaknya menduga ada upaya dari pihak tertentu untuk mendiskreditkan perusahaannya. Karena, ia berani menjamin bahwa semua administrasi perusahaannya lengkap dan bahkan CV. Bunde Melayu yang berdiri sejak 2012 adalah perusahaan yang semua karyawannya masyarakat tempatan.

“Kami sudah bekerja sesuai aturan kontrak. Mohon kami dibayar,” ujar Basri.

Selain itu, jika sampai batas waktu tutup anggaran pihak Dinkes masih ngotot, maka CV. Bunde Melayu akan tempuh jalur hukum. (Red/ Rilis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.