Lanud Raden Sadjad Gelar Sosialisasi Kepada Paskibra Natuna

by -19 views
Suasana sosialisasi di Aula Gedung Mesjid Agung Natuna
Suasana sosialisasi di Aula Gedung Mesjid Agung Natuna
Iklan Banner

Natuna, (MetroKepri) – Lanud Raden Sadjad menggelar Sosialisasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Bahaya Narkoba dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika kepada siswa-siswi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tahun 2020 dari SMA sederajat se-Kabupaten Natuna.

Acara sosialisasi dilaksanakan di Aula Gedung Masjid Agung Natuna, Natuna Gerbang Utaraku, Ranai, Jum’at 13 Maret 2020.

Kegiatan sosialisasi tersebut dipimpin oleh Komandan Satuan Polisi Militer (Dansatpom) AU Lanud Raden Sadjad Kapten Pom Eko Setiawan bersama Ps. Kepala Gawat Darut (Kagadar) Rumkit Tk. III Integrasi Lanud Rsa, Letda Kes dr. Rio Syahputra Nasution dan Kepala Hukum (Kakum) Lanud Rsa Letda Sus Freddy T Sibarani, S.H.

Dalam penyampaian materi Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Dansatpomau mengatakan, kesadaran lalu lintas di jalan masih agak kurang, pengendara roda dua masih banyak tidak menggunakan helm sedangkan helm untuk menjaga diri sendiri.

Dansatpom melanjutkan, siswa harus menghindari kegiatan negatif seperti merokok, minum-minuman keras, tawuran, balapan liar, pergaulan bebas, narkoba dan tindak pidana lainnya.

“Kami sebagai Insan TNI Angkatan Udara tetap punya kewajiban untuk membina dan mendidik adik-adik dan kedepan harapan kita semua seluruh generasi penerus bangsa Indonesia menjadi lebih baik dan terhindar dari narkoba,” ujarnya.

Sementara itu Letda Kes dr. Rio Syahputra Nasution menjelaskan, narkoba adalah barang yang sangat berbahaya dan bisa merusak susunan syaraf serta bisa merubah sebuah kepribadian seseorang menjadi semakin buruk.

“Narkoba adalah sumber dari tindakan kriminalitas yang bisa merusak norma dan ketentraman umum, menimbulkan dampak negative yang mempengaruhi pada tubuh baik secara fisik maupun psikologis,” jelas Dokter Rio.

Dikesempatan itu, Letda Sus Freddy T Sibarani memaparkan kejahatan narkoba dari segi hukum dalam Undang – Undang No 35 tahun 2009 tentang narkotika ada penggolongan-penggolongan. Setiap golongan itu sangsinya pun berbeda-beda, untuk kepemilikan menyimpan dan menguasai narkotika golongan 1 dalam bentuk tanaman mendapat sanksi pidana penjara minimal 4 tahun penjara maximal 12 tahun penjara dan denda maximal 8 miliar minimal 800 juta.

“Pencegahan dini bagi remaja adalah jaga diri adik-adik bagi yang muslim melaksanakan sholat 5 waktu, menjaga pergaulan/ lingkungan dengan kenali area tempat-tempat atau wilayah yang sekiranya membahayakan dan jangan mudah tergiur perkataan orang lain,” imbuhnya.

Turut hadir pada acara tersebut Kepala Bidang Kepemudaan Dispora Kabupaten Natuna, Zainal Abidin Syah beserta staf. (Manalu/Pen RSA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.