Laporan Masyarakat, Andi Cori Fasilitasi Pertemuan Dengan Kadisdik Kepri

by -379 views
Kadisdik Provinsi Kepri, M. Dali Saat Pertemuan Dengan Orang Tua Murid. Foto NOVENDRA
Kadisdik Provinsi Kepri, M. Dali Saat Pertemuan Dengan Orang Tua Murid. Foto NOVENDRA

Tanjungpinang, (MetroKepri) – Calon Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Kepri dari Partai Hanura, Andi Cori Fattahudin beberapa hari ini menerima keluhan dari masyarakat Kota Tanjungpinang terkait sistem aplikasi penerimaan siswa/i baru tingkat SMA sederajat.

Pasalnya, sistem penerimaan di SMA tersebut dinilai ‘carut marut’ dan tidak efisien.

Atas laporan tersebut, dengan cepat Cori menindaklanjuti dan langsung memfasilitasi pertemuan antara orang tua siswa dengan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Kepri, Muhammad Dali dan dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Kepri, Isdianto di Kedai Kopi Balang (Rumah Aspirasi Sementara) Km 8 atas Jalan R.H Fisabilillah Tanjungpinang, Rabu (11/7/2018).

“Pagi tadi kita langsung mempertemukan orang tua siswa dengan Kadisdik Kepri untuk mendengarkan langsung keluhannya,” papar Cori kepada awak media ini.

Pada pertemuan tadi, kata Cori, Kadisdik Kepri M Dali menyebutkan bahwa aplikasi yang digunakan oleh panitia penerimaan siswa baru SMA sederajat Kepri, tak hebat. Karena sebelum diterapkan, tidak diuji publik.

“Bagaimana bisa siswa mendaftar di SMK tapi lulusnya di SMA. Kasus lainnya, sejumlah siswa yang nilainya lebih tinggi ditolak masuk di SMAN 1 dan SMAN 2 Tanjungpinang. Sedangkan yang nilainya rendah malah diterima,” ujar Cori menirukan kata – kata M Dali.

Diwaktu bersamaan, Wagub Kepri Isdianto akhirnya memberikan solusi dengan cara menambah ruang kelas baru di dua sekolah tersebut. Dengan catatan, penambahan itu sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.

Masih kata Cori, khusus terkait dugaan adanya permainan dipenerimaan ini, Isdianto minta diselelidiki.

“Kalau ada permainan akan terlihat dan pasti akan ditindak,” kata Isdianto tadi.

Selain itu, setelah mendengarkan dan menerima laporan, dirinya menegaskan akan melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.

“Untuk menindaklanjuti adanya indikasi kecurangan dan permainan yang dilakukan oleh oknum sekolah dalam PPDB online ini, jika perlu kita akan laporkan kepada pihak kepolisian,” ucapnya. (NOVENDRA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.