Tanjungpinang, (MK) – Lingga merupakan sebuah kabupaten yangh belum popular di bidang destinasi wisata. Dilihat dari kekakayaan alamnya, Kabupaten Lingga memiliki potensi sebagai destinasi wisata maupun kekayaan alam yang bisa menjadi produk unggulan tersendiri.
Pada Invest Medan Expo yang berlangsung pada 14 – 17 April 2016 lalu di Ring Road City Walk, Kabupaten Lingga ini ikut berpartisipasi. Berbagai keunggulan dan peluang investasi dari daerah itu dipamerkan di stand Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kabupaten Lingga.
Salah satu staff Disperindagkop Kabupaten Lingga, Yudi yang menjadi penanggung jawab stand menyampaikan, Kabupaten Lingga merupakan daerah yang memiliki potensi dan peluang investasi terutama di bidang pariwisata dan industri.
“Kabupaten Lingga dahulu merupakan sebuah Kerajaan Melayu yang berpusat di Kota Daik. Sisa – sisa peninggalan kerajaan masih ada dan bisa dijadikan sebagai objek wisata sejarah dan heritage,” ucap Yudi.
Dia mengutarakan, seperti Masjid Sultan Lingga di Daik, situs Istana Damnah, situs Istana Robat, situs Pondasi Bilik 44 dan lain sebagainya. Ada juga benteng – benteng yang bisa menjadi daya tarik wisata, Benteng Bukit Cening, Benteng Tanjung Cengkeh, Benteng Kuala Daik, atau Benteng Kubu Parit.
Sementara, untuk kecantikan pesona alam, Kabupaten Lingga memiliki pantai, pegunungan, dan air terjun. Gunung Daik, Pemandian Tengku Ampuan Zahara, Air Terjun Resun di Lingga Utara, Batu Belah Daik, Air Terjun Tanda di Daik, Pantai Anak Benan di Senayang, Pantai Pasir Panjang di Daik, atau Pantai Pasir Keliling.
Semua destinasi ini sangat berpeluang investasi untuk dikembangkan. Pembangunan fasilitas, mengemasnya menjadi destinasi wisata yang lebih menarik adalah beberapa peluang investasi bagi para pengusaha.
Sedangkan, di sektor industri, Lingga memiliki beberapa produk unggulan seperti sagu dan sagu ubi. Produk sagu ubi kemasan yang dipamerkan pada Invest Medan Expo. Sagu ubi kemasan tersebut biasa digunakan sebagai campuran ikan gulai yang menjadi ciri khas kuliner Lingga. Ada juga Lakse, penganan yang terbuat dari pohon sagu.
Lakse biasa diolah menjadi penganan dengan kuah atau digoreng dan dimakan bersama dengan ikan. Produk unggulan lainnya adalah penganan – penganan dari ikan, udang, dan sagu, ciri khas daerah berpantai. (Red)
