
Tanjungpinang, (MK) – Kasus pencabulan yang diduga dilakukan oleh seorang pria pekerja serabutan terhadap anak bawah umur sebut saja Kuntum (3 tahun) di Taman Laman Boenda, Tepi Laut pada Minggu (7/5/2017) sekitar pukul 01.00 WIB, sangat disayangkan Wali Kota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah SH terjadi.
Bocah mungil yang menjadi korban nafsu bejat pria tersebut diketahui anak dari seorang penjual makanan keliling di Taman Laman Boenda Tepi Laut, Tanjungpinang.
“Inilah yang saya takutkan dari awal peresmian Taman Laman Boenda dan melarang pedagang menjajakan dagangannya pada malam hari,” ucap Lis kepada MetroKepri.com usai meresmikan Pasar Baru di KUD, Senin (8/5/2017).
Lis juga sangat menyesalkan orang tua korban yang mengajak anaknya berjualan malam – malam tanpa pengawasan.
“Saya sudah mendapatkan informasi itu dari Satpol PP yang piket pada malam itu. Untuk itu, saya serahkan semuanya dengan yang berwenang untuk proses hukumnya,” ujar Lis.
Sebelumnya, KPPAD Provinsi Kepri memberitahukan kepada beberapa awak media melalui Watshappnya bahwa pada Minggu (7/5/2017) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari terjadi dugaan tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur.
Korban: Bunga (3), anak dari seorang ibu penjaja makanan di Tepi Laut Tanjungpinang.
Pelaku : Oknum Tukang Parkir/ Tenaga Serabutan di sekitar Taman Laman Boenda.
TKP : Taman Laman Boenda Tanjungpinang.
Saat ini pelaku telah diamankan dan ditahan di Polsek Tanjungpinang Kota.
Mohon perhatian dan tindakan serius dari pemangku kepentingan akan kasus ini.
“Kami menghimbau kepada orangtua untuk lebih mengawasi anak – anaknya ketika berada diluar rumah, dan berharap pemerintah daerah (Pemko Tpi) dan jajaran untuk lebih ekstra dalam menjaga keamanan di sekitar Taman Laman Boenda yang saat ini masih dalam kondisi gelap,” ucapnya.
Terimakasih atas perhatian dan kebijaksanannya. Tertanda KPPAD Provinsi Kepri. (NOVENDRA)
