Tanjungpinang, (MK) – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) I, SMPN 4 dan SMPN 2 Tanjungpinang menerima penghargaan Adiwiyata Nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya menyerahkan penghargaan Adiwiyata Nasional tersebuit kepada Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah di Auditorium Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat, Senin (14/12).
Untuk di Provinsi Kepri, yang menerima penghargaan Adiwiyata Nasional hanya ada lima sekolah, tiga sekolah di Tanjungpinang dan dua sekolah di Kabupaten Bintan. Secara nasional ada provinsi yang menerima penghargaan Adiwiyata nasional.
Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah menjelaskan, penghargaan yang diterima ini juga tidak lepas dari keberhasilan berkat kerjasama antara majelis guru dengan Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH), Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama, termasuk wali murid yang sudah menjaga lingkungan sekolah sehat.
“Tanpa dukungan ini, maka kita tidak akan memperoleh penghargaan Adiwiyata Nasional dan saya berharap dukungan ini terus diberikan dalam menghadapi Adiwiyata kedepan,” ucap
Lis.
Akan hal itu, Lis mengajak untuk sama – sama melakukan pembenahan sekolah agar memiliki wawasan lingkungan, sehingga pada tahun 2016 mendatang kembali menerima penghargaan Adiwiyata.
“Penghargaan Adiwiyata merupakan program kerjasama antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan guna mendorong terciptanya sekolah yang berwawasan lingkungan mulai dari tingkat SD hingga SMA,” papar Lis.
Menurut dia, pencapaian pada tahun ini merupakan hasil kerja sejak tiga tahun terakhir dimana bisa memperoleh Adiwayata Mandiri harus dua kali berturut – turut.
“Sekolah penerima Adiwiyata Mandiri harus membina minimal 10 sekolah lain untuk berbagi pengalaman mewujudkan sekolah berbasis lingkungan,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Dadang AG menambahkan, bagi sekolah yang sudah menerima penghargaan Adiwiyata, kedepannya harus ditingkat lagi.
“Bagi sekolah lainnya yang belum meraih penghargaan Adiwiyata, agar segera berbenah diri. Agar semakin tahun semakin banyak sekolah asal Tanjungpinang yang terima penghargaan Adiwiyata,” ucap Dadang.
Dia juga berterima kasih kepada tim BLH Kota Tanjungpinang yang selalu memberikan bimbingan kepada sekolah, tentang wawasan lingkungan di sekolah.
Pada kesempatan itu, Kepala Sekolah SMKN I Tanjungpinang, Delisbeth mengaku kaget saat menerima informasi, kalau sekolah yang mereka pimpinan salah satu sekolah penerima Adiwiyata dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun ini.
“Kasih sih, awalnya enggak percaya. Tapi setelah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, informasi itu rupanya benar, ya kita terimakasih kepada siswa dan guru,” ucapnya. (ALPIAN TANJUNG)
