‘Minim’ Layanan Seluler, Warga Desa Selayar Minta Pemerintah ‘Peka’

by -102 views
Salah satu warga Desa Selayar, Ryan
Salah satu warga Desa Selayar, Ryan
Lingga, (MetroKepri) – Warga Desa Selayar, Kecamatan Selayar sampai saat ini belum dapat menikmati jaringan seluler dengan baik. Pasalnya tower pemancar signal berada didesa Penuba yang jaraknya cukup jauh.

Hal ini merupakan masalah utama bagi masyarakat maupun instansi pemerintah setempat yang ingin mendapatkan fasilitas layanan telpon seluler.

Salah satu warga Desa Selayar Syamsurizal (39) yang berdomisili di RT I/RW III Dusun I Tanjung Dua mengatakan bahwa ketiadaan jaringan seluler di desanya otomatis membuat komunikasi keluar daerah menjadi terbatas.

“Tentu hal ini sangat menyulitkan kehidupan warga desa. Warga di Desa Selayar sangat susah untuk melakukan komunikasi melalui jaringan seluler,” ujarnya.

Dia memjelaskan, selama ini untuk dapat komunikasi dengan keluarga yang tinggal di luar daerah, warga setempat harus keluar desa untuk mencari signal.

“Akibat sulit dan tidak adanya jaringan disejumlah tempat di Kecamatan Selayar, maka banyak warga yang belum bisa menikmati kecanggihan teknologi modern. Sehingga untuk melakukan komunikasi dengan keluarga yang ada di luar daerah, terpaksa harus melakukan komunikasi secara langsung atau berkunjung langsung serta harus keluar desa demi mencari signal seluler,” ungkapnya.

Untuk itu, kami berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga melalui Dinas terkait (Diskominfo) serta Pemerintah Provinsi Kepri ‘Peka’ terhadap aspirasi kami masyarakat dan melakukan langkah-langkah bijak mengatasi permasalahan ini.

Hal senada juga disampaikan warga lainnya Ryan (25), sampai saat ini di desa tersebut tidak ada jaringan komunikasi seluler, maka masyarakat di Desa Selayar sangat mendambakan hadirnya layanan jaringan telekomunikasi dan akses internet.

“Kami berharap pemerintah dan pihak penyedia telekomunikasi dapat membantu pemasangan jaringan yang menjangkau wilayah kami. Pasalnya, tanpa adanya jaringan komunikasi, kami tidak bisa melakukan komunikasi dengan keluarga serta tidak mengetahui banyak informasi yang diperoleh melalui jaringan telekomunikasi yang tentunya juga akan berdampak terhadap kemajuan ekonomi kami,” imbuhnya.

Penulis: Nazili

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.