
Natuna, (MK) – Kini telah hadir kaplingan Green City di Kabupaten Natuna. Kaplingan yang sangat murah dan bisa dicicil tanpa ada biaya tambahan ini berlokasi di wilayah Padang Hangus Kilometer 24 jalan lintas Cemaga Bunguran Selatan, Kabupaten Natuna.
Lokasi kaplingan ini juga sangat strategis, pasalnya berada disamping jalan raya Cemaga dan mempunyai tekstutur tanah yang rata.
Untuk mencapai kelokasi kapling Green City ini juga hanya menempuh waktu sekitar 30 menit dari pusat Kota Ranai dan berdekatan dengan kantor pemerintahan Kecamatan Bunguran Selatan dengan durasi waktu 8 menit dari lokasi kaplingan.
Projek kaplingan Green City tahap awal ini merelokasikan tanah seluas 6 hektar yang diperuntukan menjadi 240 kaplingan dengan dilengkapi area penghijauan terbuka serta fasilitas jalan utama dengan lebar 14 meter dan jalan perkaplingan lebar 8 meter.
Kaplingan berukuran 10 meter x 20 meter dan 10 meter x 15 meter ini mempunyai harga variatif, mulai dari harga Rp4 juta sampai Rp7 juta dan dapat dicicil dengan membayar Dp Rp500 ribu dan cicilan Rp100 ribu sampai Rp250 ribu serta ditanggung pengurusan surat tanah oleh kaplingan Green City.

Green city ini juga diprakarsai oleh seorang anak muda yang ingin membangun Natuna, David Arviad yang juga pemilik lahan tersebut. Usaha ini juga sudah dijalankannya dari dulu, dengan terbangunnya Waterboom tepat dibelakang lokasi area kaplingan Green City.
“Kita mulai dari penjualan kaplingan murah meriah di Natuna dan dapat dicicil. Hal ini, agar masyarakat menpunyai lahan untuk investasi buah hati,” ucap David saat ditemui di Waterboom, Ranai Darat, Minggu (15/1).
Kaplingan ini juga, diharapkan masyarakat dapat memiliki tanah di area yang strategis dari jalan dengan harga terjangkau.
“Di masa yang akan datang, pembangunan nantinya akan mengarah ke Bunguran Selatan. Hal ini sudah terbukti dengan adanya program pemerintah untuk peningkatan Batu Kasah sebagai kawasan pariwisata dan daerah Penarik sebagai kawasan industri dengan terbangunnya empat buah dapur aspal dan mixing semen,” kata David.
Sementara itu, marketing Kaplingan Green City, Erwin melihat adanya respon bagus dari masyarakat Natuna. Setelah beberapa hari dilouncingkan, penjualan tanah kaplingan ini sudah banyak dibeli masyarakat.
“Ini hari kelima setelah louncing, sudah mencapai seratus kaplingan tanah yang telah terjual dengan sistem kredit dan ada juga yang langsung bayar tunai,” ujarnya.
Ia menambahkan, projek kaplingan Green city ini akan terus dikembangkan, hingga nantinya mencapai target 1000 kaplingan. (BUDI/ Team)

