Nelayan Mengeluh, DPRD Natuna Gelar Rapat

by -4 views

Natuna, MetroKepri – DPRD Kabupaten Natuna menggelar rapat terkait keluhan nelayan yang sulit mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) untuk melaut. Hal ini menjadi atensi DPRD Natuna, apalagi nelayan Natuna yang melaut hingga perbatasan negara atau Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE).

Di saat rapat, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Natuna, Marzuki mengatakan, kelangkaan terjadi sebab pengawasan pendistribusian solar bersubsidi bagi masyarakat sangat kurang.

Suasana rapat (foto/ist)

Menurutnya, satu di antara penyebab kelangkaan ini karena solar bersubsidi ini juga dinikmati kalangan umum.

Ia menjelaskan sistem pengawasan pendistribusian solar bersubsidi berada di Pertamina. Saat ini minyak solar terkesan langka bagi para nelayan. Sehingga dikhawatirkan Pertamina tidak menjalankan fungsi pengawasan distribusi solar bersubsidi secara tepat.

“Pengawasan ada di Pertamina. Ada kelemahan dalam pengawasan karena ada oknum yang bermain dengan SPBU untuk mendapatkan solar bersubsidi. Ada juga nelayan yang nakal,” kata Marzuki, Rabu 15 Juni 2022.

Ia memaparkan, Kabupaten Natuna mendapat kuota BBM solar sebanyak 7.275 kiloliter di tahun 2021.(Manalu/rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.