Ngesti Pimpin Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI Ke – 73

by -136 views
Hj Ngesti Yuni Suprapti Saat Membacakan Amanat Ketua Umum PGRI, Dr Unifah Rosyidi.
Hj Ngesti Yuni Suprapti Saat Membacakan Amanat Ketua Umum PGRI, Dr Unifah Rosyidi.

Natuna, (MetroKepri) – Wakil Bupati Natuna, Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti M.A memimpin peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI Ke – 73 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Natuna, Senin 26 November 2018.

Peringatan ini mengusung Tema “Guru Sebagai Penggerak Perubahan di Era Revolusi Industri 4.0”.

Turut hadir dalam acara tersebut, Sekda Natuna Wan Siswandi S.Sos,M.Si, Para Asisten dan pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Natuna, Sekretaris Disdikpora, Tabranizal, Ketua PGRI Natuna Beddawi S.Pd, dan para guru peserta upacara.

Amanat Ketua Umum Pengurus Besar PGRI, Dr. Unifah Rosyidi M.Pd yang dibacakan oleh Hj. Ngesti menyampaikan PGRI lahir dibawah panji perjuangan Kemerdekaan Bangsa Indonesia, bukan hanya ikut memperjuangkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tetapi ikut berperang melawan kebodohan dan keterbelakangan sekaligus berjuang untuk mengangkat harkat dan martabat guru.

Foto Bersama Usai Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI Ke – 73 di Halaman Kantor Bupati Natuna
Foto Bersama Usai Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI Ke – 73 di Halaman Kantor Bupati Natuna

Dalam era revolusi industri 4.0, sistem pendidikan nasional PGRI sebagai organisasi profesi ditantang agar mampu menggerakkan guru, pendidik dan tenaga kependidikan untuk ikut melahirkan pemikiran transpormatif dalam pengembangan kebijakan pemerintah serta melahirkan berbagai gagasan dan tindakan inovatif sesuai dengan tantangan abad ke – 21.

Guru sulit bersaing dengan mesin yang jauh lebih cerdas, lebih cepat, lebih efektif dalam pencarian informasi dan pengetahuan. Karena itu para guru perlu mengubah cara mengajar dari yang bersifat tradisional menjadi 3 pembelajaran Multi – Stimulan agar lebih menyenangkan dan menarik. Demikian juga peran guru kembali dari semula menjadi pemberi pengetahuan, menjadi mentor, fasilitator, motivator, inspirator, pengembang imajinasi, kreatifitas, nilai – nilai karakter, serta team work dan empati sosial, karena nilai – nilai itulah yang tidak dapat dikerjakan oleh mesin.

Merespon tantangan di era industri 4.0 ini, PGRI menginisiasi lahirnya PGRI Smart Learning and Character Center yang merupakan pusat pengembangan dan peningkatan kompetensi profesional dan pengembangan karakter guru sesuai kebutuhan zamannya. Ini sekaligus penanda datangnya era baru, guru muda milenial yang menjadi anggota baru PGRI.

Diakhir sambutannya, Wabup Ngesti mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan upaya para guru dan tenaga kependidikan yang telah mencerdaskan kehidupan anak – anak bangsa Indonesia.

“Kita berharap, martabat guru semakin dijunjung tinggi seiring dengan meningkatnya profesionalisme yang diikuti dengan kesejahteraan dan dedikasi dalam menjalankan tugas yang mulia ini,” ucapnya. (Manalu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.