
Tanjungpinang, (MK) – Pada pelaksanaan MTQ, Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menyampaikan jangan dilihat dari sisi teknis, tapi lihatlah sebagai proses pemahaman isi kandungan Al Quran. Dengan demikian, diharapkan dapat tercapai kehidupan yang bermakna di dunia dan akhirat.
“Wahana ini dapat memantapkan komitmen pemerintah dan masyarakat dari dinamika kehidupan, agar nilai – nilai Al – Qur’an dijadikan landasan bagi kehidupan sehari – hari,“ kata Nurdin saat menutup MTQ Kecamatan Moro di halaman kediaman Camat Moro, Minggu (19/2/2017) malam.
Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kecamatan yang berlangsung sejak 16 Februari 2017 lalu. Pada penyelenggaraan tahun ini, Dewan hakim memutuskan Kafilah Desa Niur Permai berhasil meraih juara umum I, Desa Sugi sebagai Juara Ke II, sedangkan Desa Rawajaya meraih Juara ke III.
Nurdin mengucapkan selamat kepada Qori dan Qoriah yang telah meraih juara.
“Selamat kepada sang juara, jadikanlah prestasi ini sebagai motivasi untuk mengembangkan ilmu Al – Qur’an yang dimiliki, dan kepada yang belum berhasil, jangan berkecil hati, jadikan ini sebagai cambuk untuk meningkatkan prestasi dan sebagai wahana meningkatkan iman dan taqwa,” ucap Nurdin.
Dikatakan Nurdin, melalui MTQ ini, bisa melahirkan Qori dan Qoriah, Hafish/ Hafishah, sebagai duta terbaik pada STQ dan MTQ di tingkat provinsi maupun nasional. Pada acara tersebut turut hadir, Wakil Bupati Karimun, Anuar Hasyim, FKPD, SKPD, Camat Moro, Lurah dilingkup Kecamatan Moro, dan beberapa tokoh adat Melayu Kecamatan Moro. (Red/ Humas)
