Bintan, (MK) – Bupati Bintan H. Apri Sujadi S.Sos melakukan panen semangka yang disejalankan dengan Tasyakuran bersama masyarakat di Lahan Perkebunan Semangka Desa Toapaya Selatan, Minggu (5/11/2017).
Kegiatan ini juga merupakan panen perdana untuk Desa Toapaya Selatan, dimana satu bulan lalu Bupati Bintan sempat meninjau langsung lahan perkebunan yang baru pertama kali digunakan ini.
Akan hal itu, Bupati Bintan memberikan apresiasi sekaligus rasa bangganya atas pencapaian Desa Toapaya Selatan yang selama ini tercatat sangat signifikan dalam pengembangan BUMDes.
Hasil panen semangka yang mencapai lebih dari 40 ton ini menjadi salah satu tingkat keberhasilan Pemerintah Desa bersama masyarakat dalam mengelola potensi yang dimiliki.
“Atas nama pemerintah daerah, saya sangat bangga dengan pencapaian ini. Hasil panen dengan keuntungan lebih dari seratus persen. Ini tentu pencapaian yang sangat luar biasa. Untuk itu, saya harapkan agar pengembangan gagasan – gagasan kewirausahaan harus terus dikembangkan guna meningkatkan BUMDes yang telah ada,” papar Apri dihadapan para pekebun dan masyarakat.
Bupati Bintan yang turun langsung ke lahan perkebunan tersebut juga ikut memanen bersama masyarakat dan melihat langsung kualitas buah semangka yang dihasilkan. Sebagian besar hasil panen nantinya akan langsung dijemput oleh pemborong dari Kota Batam dan sisanya akan dipasarkan di Bintam dan Kota Tanjungpinang.
Diketahui bahwa dana yang dialokasikan untuk memulai perkebunan semangka ini mencapai total Rp80 juta, mulai dari pembersihan lahan, pembelian pipa pengairan, bibit, upah pekerja dan biaya perawatan. Setelah kurang lebih dua bulan, lahan perkebunan semangka seluas dua hektar ini mampu meraih omset dengan total penjualan lebih dari Rp200 juta.
“Keuntungan yang didapat nanti sebagiannya akan menjadi PAD Desa. Kedepannya akan lebih kita kembangkan lagi,” ujar Camat Toapaya Riang Anggraini, S.STP.
Sementara itu, Kepala Desa Toapaya Selatan Suhenda memaparkan bahwa teknik penanaman yang diterapkan semuanya menggunakan tata kelola yang ramah lingkungan. Bahkan untuk pupuk digunakan pupuk organik hayati yang menjadi salah satu poin penilaian saat Desa Toapaya Selatan berhasil meraih predikat desa terbaik ketiga tingkat nasional untuk regional Sumatera beberapa waktu lalu.
“Pupuk kita pupuk organik hayati yang kita punya. Semoga ini bisa jadi langkah awal dalam pengembangan sektor perkebunan disini,” ucapnya saat ditemui di lokasi acara.
Usai meninjau lahan perkebunan yang hampir secara keseluruhannya telah dipanen, Bupati Bintan bersama masyarakat menggelar Tasyakuran dan do’a bersama sebagai bentuk rasa syukur atas pencapaian yang telah diraih. Apri menyampaikan bahwa kedepannya hal ini tidak hanya menjadi kebangkitan di sektor perkebunan, sebab tidak menutup kemungkinan ini akan menjadi salah satu daya tarik wisata yang cukup potensial.
“Kita bersyukur atas kenikmatan yang luar biasa ini. Kedepannya kita berharap ini juga bisa jadi peluang untuk pengembangan agrowisata di daerah kita,” katanya. (Red)
