
Natuna, (MK) – Pelantikan dan pengambilan sumpah Aparatur Sipil Negara (ASN) jabatan pimpinan tinggi pratama, jabatan administrator dan jabatan pengawas berlangsung tertutup di ruang rapat Kantor Bupati Natuna, Jumat (3/2) sekitar pukul 08.30 WIB.
Bahkan, awak media dan photographer tidak dapat masuk untuk melaksanakan tugas sebagaimana mestinya. Hal itu juga atas arahan Kepala Bagian Humas Kabupaten Natuna, Budi Darma melalui stafnya yang menyampaikan kepada rekan – rekan media dan photografer tidak dapat masuk untuk meliput prosesi pelantikan.
“Akan diberikan waktu kepada media dan photografer untuk mengambil photo sebelum acara di mulai. Setelah itu keluar, karena ruangan sempit,” ujar staf Humas.
Namun, ketika acara dimulai dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, awak media tidak diberikan ruang untuk masuk. Bahkan salah satu media harian yang telah masuk keruangan harus terpaksa dikeluarkan dari ruangan.
Sementara itu, ketika awak media diluar ruangan pelantikan, Kabag Humas yang baru saja menjabat ini menyampaikan, nanti untuk photonya ambil di Humas. “Nanti foto ambil di Humas,” ucap Budi.
Akan hal itu, saat ini awak media tidak dapat mengetahui berapa jumlah pejabat yang akan dilantik. Awak media juga hanya bisa menuruti arahan dari humas sebagai corong Pemerintah Kabupaten Natuna dengan pemberitaan dan harapan mempublikasikan segala informasi tentang kegiatan Pemerintahan Kabupaten Natuna. (KALIT)
