Bintan, (MetroKepri) – Pada tahun ajaran baru 2018 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan kembali memberikan perlengkapan seragam sekolah gratis bagi murid baru, baik untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan setingkatnya.
Bupati Bintan H. Apri Sujadi S.Sos mengatakan bantuan perlengkapan sekolah gratis merupakan sebuah komitmen dari pemerintah daerah untuk mendukung sektor pendidikan.
“Seperti tahun lalu, tahun ini kita juga akan memberikan bantuan perlengkapan sekolah gratis bagi murid – murid baru,” papar Apri, Senin (16/7/2018).
Dia mengutarakan berdasarkan pengalaman tahun lalu, dirinya mengharapkan agar orang tua murid dapat menyiapkan ukuran baju dan berkoordinasi ke pihak sekolah agar baju seragam yang diterima sesuai dengan kebutuhan.
“Siapkan ukuran baju, sepatu dan perlengkapan lain anak – anak serta koordinasikan ke pihak sekolah, karena berdasarkan pengalaman tahun lalu ada ukuran yang tidak cocok. Walaupun nantinya bisa ditukar kembali,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir M.Pd,M.Si menyampaikan alokasi anggaran untuk pengadaan bantuan perlengkapan seragam sekolah gratis sudah disiapkan. Menurutnya, perlengkapan sekolah yang diterima masih seperti tahun – tahun lalu.
“Sama seperti tahun lalu, tahun ini kita juga akan menyerahkan lima jenis baju yang diterima murid, plus sepatu, kaos kaki, topi, dasi, tas dan buku tulis,” ucapnya.
Masih kata dia, bahwa untuk bantuan perlengkapan seragam sekolah gratis murid baru tersebut, Pemerintah Kabupaten Bintan sudah menganggarkan sekitar Rp5 miliar dari APBD Pemkab Bintan tahun 2018 diantaranya Rp2,7 miliar untuk murid baru jenjang SD/ MI dan Rp2,3 miliar untuk murid baru jenjang SMP/ MTs.
“Syukur Alhamdulillah, bahwa pelaksanaan PPDB tingkat SD dan SMP se Kabupaten Bintan tahun 2018 ini dapat berjalan dengan sukses, baik yang dilaksanakan secara online (daring) dalam jaringan maupun secara luring (luar jaringan/ofline), seluruh siswa baru SD dan SMP dipastikan tertampung dan hampir dipastikan anak usia sekolah tidak ada yang tidak tertampung. Ada beberapa sekolah yang daya tampungnya terbatas, tetapi dapat diarahkan ke sekolah lain yang daya tampungnya masih cukup,” katanya. (Red/ Humas Bintan)
