Perjuangkan Nasib Pekerja Tambang Timah Rakyat, Aliansi Masyarakat Lingga Gelar Aksi Damai

by -272 views
Koordinator Aksi Damai Saat Menyampaikan Orasi. Foto Effendi - AJOI
Koordinator Aksi Damai Saat Menyampaikan Orasi. Foto Effendi - AJOI

Lingga, (MetroKepri) – Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kabupaten Lingga bersama kelompok pekerja tambang timah rakyat di Pulau Singkep, memadati pelataran halaman Kampus Politeknik Lingga yang berada diarea implasmen Timah Kota Dabo Singkep, Senin (13/02/23)

Mereka menggelar aksi damai demi memperjuangkan nasib para pekerja tambang timah rakyat di Pulau Singkep Kabupaten Lingga yang dimulai dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB.

Aksi damai ini juga berawal adanya penangkapan terhadap 14 pekerja tambang timah rakyat oleh pihak kepolisian pada Senin (06/02/23) lalu.

Akan hal itu, ratusan pekerja tambang timah rakyat Pulau Singkep dan didukung oleh sejumlah aktivis dan organisasi masa di Kabupaten Lingga mendesak Bupati dan Gubernur Kepulauan Riau agar memperjuangkan pekerjaan tambang timah rakyat menjadi sah dimata hukum.

Salah satu korlap aksi damai, Zuhardi menyampaikan orasinya. Pria yang biasa disapa Juai ini mendesak Bupati Lingga dan Gubernur Kepulauan Riau untuk membuat kebijakan.

“Masyarakat sudah diambang kemiskinan yang sangat parah,. Dengan tidak tersedianya lapangan pekerjaan yang menjamin saat ini, sama saja pemimpin negeri ini mulai membunuh masyarakat secara perlahan,” papar Juai dalam orasinya.

Masih kata Juai, air mata masyarakat sudah kering, bibir mereka tidak mampu lagi berkata-kata. Mereka hanya bisa menunggu dengan satu pertanyaan, sampai kapan pemimpin negeri ini memberikan mereka pekerjaan.

“Sampai kapan penderitaan rakyat ini berakhir, dan kapan kami bisa tersenyum dalam menafkahi keluarga kami,” ujar Juai.

Korlap lainnya Bung Ramlan Djamri yang juga pimpinan Organisasi Pemuda berlambang Garuda ini menyampaikan bahwa pihaknya mengumandangkan jeritan hati masyarakat.

“Hari ini kami mengumandangkan jeritan hati kami. Kepada Bapak Bupati dan Bapak Gubernur yang terhormat, bapak selaku pemimpin dan tempat kami menaruhkan harapan dipundak Bapak-Bapak, bantulah kami, perjuangkanlah nasib kami, anak-anak kami menangis menunggu sesuap nasi dan seteguk air. Sementara kami ayahnya tidak memiliki pekerjaan sama sekali, pada hari ini juga, kami menyapa para wakil-wakil kami di gedung rakyat sana. Hari ini kami menuntut dan kami ingin melihat, mana wakil rakyat negeri ini, pada kemana semuanya, kenapa bersembunyi? Suara kami tolong dengarkan, nasib kami tolong diperjuangkan, jangan hanya bisa diam. Saudara-saudara kami tunjuk menjadi wakil kami di gedung rakyat itu bukan hanya untuk jadi penonton atas penderitaan rakyat ini. Hadirlah kesini, saksikan penderitaan rakyat hari ini, dengarlah jeritan hati rakyat hari ini,” ucap Ketua Pemuda Pancasila ini saat menyampaikan orasinya.

Kapolres Lingga AKBP Fadli Agus Saat Menyampaikan Pesan Kepada Ratusan Peserta Aksi Damai. Foto Effendi - AJOI
Kapolres Lingga AKBP Fadli Agus Saat Menyampaikan Pesan Kepada Ratusan Peserta Aksi Damai. Foto Effendi – AJOI

Selain itu, baik secara lisan maupun secara tertulis sudah disampaikan kepada pihak-pihak yang berkompeten. Namun peserta aksi merasa kecewaan yang mendalam. Pasalnya hingga aksi damai berakhir, Bupati yang ditunggu tidak kunjung hadir, hanya diwakili oleh Asisten II Kantor Bupati Lingga, Zainal Abidin.

Ia menyampaikan pesan Bupati Lingga yang tidak dapat hadir karena sedang ada kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan.

Sementara, disela-sela aksi damai tersebut, tampak ada yang menyentuh perasaan para peserta aksi. Tanpa disadari, sempena sedang menyalami ibu-ibu para istri penambang timah rakyat yang terjaring operasi oleh pihak kepolisian beberapa hari lalu, terlihat disudut mata Kapolres Lingga mengalir air bening tanda bentuk kesedihan yang begitu mendalam. Suaranya terdengar sayub-sayub sambil menyeka matanya.

“Yang sabar ya bu. Demi hukum kami harus bekerja professional. Doakan bapak anak-anak sehat disana, ibu yang sabar ya, kita berdoa saja. InsyaAllah, Allah tetap memberi perlindungan kepada kita semua,” ucap Kapolres Lingga AKBP Fadli Agus kepada para ibu-ibu. (Effendi/ AJOI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.