Presiden Dijadwalkan Akan Letakkan Batu Pertama Pembangunan Museum Timah

by -124 views
Bupati Lingga, Alias Wello Saat Berbincang
Bupati Lingga, Alias Wello Saat Berbincang

Lingga, (MetroKepri) – Selain membuka Konprensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelapa ke – 2, awal Oktober mendatang kehadiran Presiden RI, Joko Widodo ke Kabupaten Lingga juga dijadwalkan untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan Museum Timah di Kompleks Eks perkantoran PT Timah (Implasemen) Dabo Singkep.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPUPR-PKP) Lingga, Said Nursyahdu, Senin (10/9/2018).

“Saat ini, DPUPR Lingga sedang melakukan pembongkaran bangunan di implasemen. Rencananya dilokasi ini nantinya akan dibangun Museum Timah yang peletakan batu pertamanya dijadwalkan dilakukan Presiden RI, sempena kunjungan kerja meresmikan KTT Kelapa,” papar Said Nursyahdu.

Dia mengutarakan, selain museum dilokasi yang sama juga dibangun tugu timah. Pembangunan museum dan tugu timah ini nantinya sejalan dengan rencana Pemkab Lingga menjadikan kawasan implasemen sebagai Kawasan Singkep Bisnis Centre (SBC).

“Untuk pembangunan museum ini akan dibiayai oleh PT. Timah Tbk. Sedangkan tugu timah menggunakan dana APBD Lingga tahun 2019,” ujar pria yang akrab disapa Jon ini.

Dia mengemukakan, Pemkab Lingga awalnya merencanakan pembangunan SBC di kawasan impalasemen. SBC ini dilengkapi dengan taman dan berbagi fasilitas umum lainnya. Seiring dalam perjalananannya diusulkan untuk dibangun Museum Timah, dengan tugu sebagai lambang kejayaan masa pertambangan timah di Pulau Singkep.

“Pembangunan dimulai dengan pembangunan jalan lingkar di kawasan ini. Jalan dibangun dengan dua ruas. Seiring kedatangan Presiden dan rencana pembangunan museum pekerjaan pembongkatan gedung lama sebagi lokasi museum kami gesa. Saat ini telah 80 persen bangunan dibongkar,” ucapnya.

Ada 10 bangunan bekas kantor PT Timah saat beraktivitas di Singkep. Lokasi ini telah menjadi aset Pemkab Lingga sejak dihibahkan PT Timah karena tidak lagi beraktivitas.

“Kawasan ini nantinya menjadi kawasan terpadu, pasar modern, kantor, taman bermain dengan berbagai fasilitas umum yang disiapkan,” katanya. (NAZILI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.