Program BPJS Ketenagakerjaan Sangat Perlu Bagi Warga Desa

by -307 views
by
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tanjungpinang Jefri Iswanto. Foto RUDI PRASTIO
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tanjungpinang Jefri Iswanto. Foto RUDI PRASTIO
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tanjungpinang Jefri Iswanto. Foto RUDI PRASTIO
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tanjungpinang Jefri Iswanto. Foto RUDI PRASTIO

Tanjungpinang, (MK) – Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Tanjungpinang, Jefri Iswanto menyampaikan, program BPJS Ketenagakerjaan perlu ada di tengah – tengah pekerjaan warga desa.

Hal itu juga, sesuai dengan tema yang diangkat BPJS Ketengakerjaan tahun 2017 yakni penguatan kapasitas organisasi dan kemiteraan strategis, dimana salah satu inisiatif yang dapat dilakukan adalah melalui Gerakan Sadar Jaminan Ketenagakerjaan.

“Sekitar 60 persen warga Indonesia secara administratif sebagai penduduk desa yang tersebar kurang lebih 74.000 desa dan hampir disemua desa tidak memiliki jaminan sosial ketenagakerjaan,” ucap Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang, Jefri Iswanto kepada MetroKepri.com saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (13/7/2017).

Dia mengutarakan resiko kecelakaan kerja warga desa lebih tinggi dari sektor industry, karena pekerjaan sangat bergantung dengan lingkungan alamnya.

“Maka, sangat perlu adanya program BPJS Ketenagakerjaan di tengah – tengah pekerjaan warga desa,” katanya.

Dia mengemukakan, hal ini juga merupakan salah satu poin Nawacita Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat desa dan daerah dalam kerangka negara dan kesatuan serta meningkatkan kesejahteraan masyarrakat dengan program Indonesia kerja dan Indonesia sejahtera.

Masih kata dia, berdasarkan gambaran tersebut BPJS Ketenagakerjaan mengimplemntasikan gerakan sadar jaminan sosial ketenagakerjaan melalui pembentukan desa sadar jaminan sosial.

“Dari pembentukan desa sadar jaminan sosial ketenagakerjaan ini, diharapkan menimbulkan kesadaran pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan. Timbulnya kesadaran perangkat desa terhadap kesejahtraan masyarakat pekerja di desa serta seluruh perangkat desa, yayasan/ Bumdes, pendamping desa dan seluruh pelaku ekonomi di desa dapat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Jefri menyampaikan, untuk tahun 2017 ini BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Tanjungpinang akan melaksanakan program ini di Pulau Penyengat Tanjungpinang.

“Rangkaian kegiatan ini diantaranya adalah sosialisasi secara massive kepada seluruh warga Penyengat terkait pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan, penyuluhan kepada semua pelaku usaha di Penyengat, dan bantuan lainnya seperti pemasangan wifi corner dan bantuan perbaikan fasilitas umum,” ucapnya.

Diharapkan, melalui kegiatan ini akan berdampak positif terhadap penambahan peserta BPJS Ketenagakerjaan di Pulau Penyengat dan terlindung dari program jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua dan jaminan pensiun.

“Sehingga manfaat program BPJS Ketenagakerjaan ini benar – benar nyata dan hadir di tengah masyarakat Kota Tanjungpinang khususnya di Pulau Penyengat,” katanya. (RUDI PRASTIO)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.