masTanjungpinang, (MK) – Ratusan Organisasi Masyarakat Islam dan Mahasiswa Islam Kota Tanjungpinang melakukan aksi damai di Markas Polisi Resor (Mapolres) Tanjungpinang, Jumat (04/11) siang.
Aksi damai yang dilakukan masa tersebut terkait dugaan penistaan Al-Qur’an yang dilakukan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama.
“Kita tidak memusuhi siapapun, dan tidak ada rasisme disini. Kita cuma menuntut Ahok diadili. Kita minta diadili secara hukum yang telah ditetapkan oleh Negara,” papar Ketua Pembina Front Pembela Islam (FPI) Kota Tanjungpinang, Hajarullah Aswad dalam orasinya.
Dia mengutarakan, aksi damai ini bukan untuk melawan negara, akan tetapi mendukung pihak kepolisian dalam menindak lanjuti kasus Ahok.
“Kita tidak ingin mencari musuh, kita hanya ingin keadilan sebagai mana yang telah ditetapkan oleh Negara ini,” ujarnya.
Dikesempatan yang sama, Kepala Polisi Resor (Kapolres) Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro menyampaikan, kasus Ahok telah ditangani oleh Markas Besar (Mabes) Polri di Jakarta.
“InsyaAllah telah ditangani Mabes Polri, sudah beberapa saksi diperiksa oleh Reskrim Mabes,” katanya.
Kapolres berharap, dalam melakukan aksi agar tidak anarkis.
“Saya mendukung aksi damai ini, saya juga muslim. Saya juga tidak ingin Kitab Suci saya di Nistakan. Akan tetapi, ini negara demokrasi, kita tetap menyerahkan semua ini kepada hukum yang berlaku. Setelah ini, saya sangat berharap jangan ada anarkisme dan perbuatan yang merugikan hak orang lain,” ucapnya. (SYAIFUL AMRI)
