
Bintan, (MK) – Sekian lama Jalan Lintas Barat tidak memiliki lampu penerangan, akhirnya tahun 2017 ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan akan memasang lampu penerangan jalan di sepanjang jalan tersebut.
Hal itu juga, dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mana di Jalan Lintas Barat tersebut rawan terjadinya kecelakaan serta kriminalisasi di malam hari.
“Maka, Pemkab Bintan melalui Dinas Perkim Kabupaten Bintan akan memasang lampu jalan lebih kurang 105 titik yang tersebar di sepanjang Jalan Lintas Barat tersebut,” papar Bupati Bintan Apri Sujadi di kantornya, Jumat (25/8/2017).
Dia mengutarakan, Pemkab Bintan sudah lama mengajukan permintaan kepada Pemerintah Pusat terkait lampu jalan di kawasan Lintas Barat. Hal ini, dikarenakan status Jalan Lintas Barat merupakan Jalan Nasional hingga segala sesuatu perawatan jalan merupakan wewenang Pemerintah Pusat. Namun sayangnya, hingga saat ini permintaan lampu jalan tersebut belum juga terealisasi.
Menyikapi hal itu, Bupati Bintan H. Apri Sujadi S.Sos mengatakan hal ini tidak boleh berlangsung lebih lama lagi, maka Pemerintah Kabupaten Bintan akan segera menganggarkan penerangan jalan tersebut melalui APBD – P 2017 sebesar Rp2,7 miliar.
“Status Jalan Lintas Barat merupakan Jalan Nasional, kita sudah lama mengajukan permintaan ke pusat terkait perbaikan lampu jalan. Namun, hingga saat ini belum juga terealisasi. Bagaimanapun, hal ini tidak boleh berlangsung lama, karena penerangan di Jalan Lintas Barat sudah sangat mendesak, karena seringnya terjadi kriminalisasi di malam hari. Ini tidak boleh dibiarkan berlarut – larut,” ujar Apri.
Sementara, Kadis Perkim Kabupaten Bintan Herry Wahyu melalui Kabid Perkim Bayu Wicaksono mengatakan untuk pembangunan lampu jalan di Lintas Barat, pihaknya berencana tidak akan menggunakan penerangan bertenaga aki, seperti yang sudah – sudah. Namun, pihaknya akan menggandeng PLN guna mensuplai kebutuhan listrik lampu jalan.
“Nantinya kita akan menggandeng pihak PLN untuk penerangan jalan di Lintas Barat. Rencananya ada 105 titik lampu yang dianggap rawan. Hal ini agar masyarakat merasa nyaman di malam hari,” ucapnya. (Red)
