Tanjungpinang, (MK) – Pemadaman listrik tanpa pemberitahuan dari pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Tanjungpinang, mendapat kecaman dari masyarakat. Pasalnya, dalam satu hari pemadaman listrik terjadi sebanyak lima kali.
“Parah PLN ni, sudah lima kali listrik padam. Tempat usaha kami sepi jadinya. Apakah ini yang namanya penambahan listrik 4 mega, sampai mati lampu lima kali,” ujar salah satu tokoh Pemuda Tanjungpinang, Diarsyah, Jumat (6/5).
Janji Manager PLN, Armunanto yang disampaikan kepada masyarakat melalui media saat coffe morning tahun 2015 lalu, bahwa di tahun 2016 listrik aman di Tanjungpinang.
“Hal itu membuat kita kecewa dengan pihak PLN yang mana tidak sesuai janji – janjinya. Ibarat kata ‘Tong kosong nyaring bunyinya’,” paparnya.
Dia mengutarakan, Manager PLN Tanjungpinang, Armunanto tidak layak sebagai manager PLN Tanjungpinang jika janjinya tidak terwujud. Apabila kondisi listrik tetap seperti ini, dirinya akan memprotes kembali seperti demo PLN di tahun 2015 lalu.
“Kalau macam ini terus, bakalan kami demo lagi macam dulu. Tak layak manager sekarang jadi manager, banyak janji saja,” ucapnya. (SYAIFUL AMRI)
