Natuna, MetroKepri – Cuaca mendung disertai hujan dan angin menyelimuti langit di kawasan Ranai dam sekitarnya. Meski demikian, Musyawarah Besar (Mubes) masyarakat Natuna – Anambas menuju pemekaran provinsi tetap dilaksanakan di Gedung Serindit, Jl. Yos Sudarso, Kecamatan Bunguran Timur, Selasa 14 Desember 2021.
Dengan menerapkan protokol kesehatan yang didampingi langsung oleh tim gugus Covid -19 Natuna, acara dibuka langsung oleh Bupati Natuna, Wan Siswandi. Adapun tujuan pemekaran kedua kabupaten ini, tidak lain untuk kemajuan pembangunan, ekonomi, sumber daya manusia dan terciptanya lapangan kerja maupun insfrastruktur.
Didampingi oleh wakilnya, Wan Siswandi mengatakan dihadapan Mubes, hal tersulit adalah ketika menyatukan pendapat untuk kepentingan orang banyak.
“Lain hal nya kalau pemikiran dan cita-cita sama, maka sesuatu yang sulit itu akan menjadi mudah. Untuk itu kita hadir di Gedung Serindit ini karena kita sudah sepemikiran,” kata Wan Sis, sapaan akrab Bupati Natuna.
Wan Sis berharap, mubes ini berjalan dengan baik sesuai mufakat dan ia menyarankan untuk mengurus perjuangan provinsi Natuna-Anambas, alangkah baiknya diluar pemerintahan dan pemangku politik agar berjalan dengan baik.
“Apapun nanti hasil musyawarah, semua peserta dapat menerimanya dengan lapang dada, dan harapannya tidak ada kepentingan pribadi atau keinginan lain bagi tim perjuangan paska provinsi, dan ikuti aturan serta UUD yang berlaku. Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Natuna, mendukung serta mendoakan perjuangan saudara – saudara dalam memperjuangkan provinsi Natuna – Anambas, ” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Natuna, Rhodial Huda mengatakan, musyawarah besar masyarakat Natuna – Anambas menuju pemekaran provinsi bukanlah perceraian atau pemisahan wilayah, melainkan seorang anak yang mau mandiri.
“Mubes menuju pemekaran provinsi ini bukan lah perceraian atau pemisahan wilayah, tapi melainkan seorang anak yang mau mandiri,” ungkap Rodhial.
Dalam penyampaiannya, Ketua Mubes masyarakat Natuna menuju pemekaran Provinsi, Umar Natuna mengatakan rombongan dari Anambas merupakan keluarga besar dari masyarakat Natuna.
“Tujuannya menyatukan gagasan dan pemikiran kedepan, dan akan di bahas secara bersama pada kesempatan ini. Esensi dari pertemuan melalui Mubes ini sejatinya adalah silaturahmi untuk memperkokoh tali persatuan menuju Provinsi baru dengan tujuan menyatukan pandangan serta gagasan dalam menyepakati Natuna-Anambas untuk menjadi Provinsi,” kata Umar.
Umar berharap, Mubes ini merupakan wadah perjuangan bersama dalam pembentukan Provinsi dan dapat meneruskan perjuangan kedepan, menuju Natuna – Anambas ke arah yang lebih baik lagi.
“Peserta yang mengikuti Mubes terdiri dari, Natuna sebanyak 300 orang dan Anambas sebanyak 75 orang,” katanya.
Turut hadir dalam Mubes ini, Bupati Anambas Abdul Haris beserta rombongan, DPRD Provinsi Kepri Ilias Sabli dan Hadi Chandra, DPRD Anambas, DPRD Natuna, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, OPD, Ormas, sejumlah wartawan dan para tamu undangan lainnya. (manalu)
