Natuna, (MK) – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN 1) Bidang Kelautan dan Perikanan Kecamatan Bunguran Timur kembali memberangkatkan para taruna maupun taruninya untuk mengikuti praktek lapangan di beberapa daerah, pada Agustus 2018 mendatang.
Praktek lapangan (magang) di beberapa daerah ini juga guna mendapatkan ijazah praktek lapangan.
Wakil Kepala Sekolah SMKN 1 Kecamatan Bunguran Timur, Abdi Siregar dalam rapat bersama orang tua wali Taruna/ Taruni di Ruang Serbaguna SMK N 1 mengatakan, pemberangkatan para taruna/ taruni SMK hanya dilakukan oleh kelas XI saja. Karena kelas XI sebelumnya telah melakukan kegiatan praktek di lingkungan sekolah dan lingkungan Kabupaten Natuna.
“Untuk program praktek kita ada tiga jenis yaitu praktek dasar lingkungan sekolah, praktek lanjutan lokasi di sekitar daerah dalam Natuna, ke tiga inilah yang kita rencanakan praktek di luar daerah,” paparnya.
Masih kata Abdi Siregar, selain mendapatkan berbagai bentuk sertifikat ataupun buku pelaut, pelaksanaan praktek di luar daerah ini juga sebagai penambah pengalaman bagi para taruna/ taruni dalam menggunakan alat – alat canggih yang memang belum dimiliki oleh Natuna.
“Kemudian selanjutnya magang, dan ini memang selalu kita rencanakan ke luar daerah. Sebenarnya alasan kita adalah anak – anak kita punya pengalaman yang luas, di tempat kita ini masih banyak kekurangan,” ujar Abdi Siregar.
Terkait anggaran dalam pemberangkatan para Taruna/ Taruni, dulu pihak sekolah sepenuhnya mendapatkan bantuan dari Dinas Pendidikan Natuna, namun semenjak dua tahun terakhir Tingkat SLTA Sederajat telah diambil alih langsung oleh provinsi, maka anggaran keberangkatan tersebut sedikitpun tidak lagi dikucurkan.
“Untuk anggaran dulunya kita dibawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Natuna dan ada bantuannya. Namun, setelah SMK ditarik ke Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, maka banyak perubahan yang mengakibatkan terbatasnya anggaran dan memang tidak ada lagi anggarannya untuk praktek,” ucapnya.
Diketahui bagi taruna/ taruni jurusan Agribisnis Perikanan akan melakukan praktek di Kioko Lampung, jurusan pengolahan hasil perikanan di Beningput Bogor, sementara jurusan Nautika maupun Tekhnika akan melakukan praktek di PT. Putra Leo Juani Pati Jawa Tengah dan akan mengikuti Kapal penangkap ikan selama lebih kurang 3 bulan. (MANALU)
