Natuna, (MK) – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna mewisudakan 125 mahasiswa dan mahasiswi angkatan ke – XI di Gedung Sri Serindit, Rabu (11/10/2017).
Peserta wisuda kali ini berasal dari dua program bidang studi yakni Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Program Studi Ekonomi Syahriah.
“Mereka yang diwisuda adalah mahasiswa yang sudah lulus ujian, termasuk lulus skripsi,” papar Ketua STAI Natuna, Umar.
Dia mengutarakan peserta wisudawan dan wisudawati yang berasal dari bidang progaram studi Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 66 orang dan program studi Ekonomi Syariah 59 orang.
“Wisuda tahun ini merupakan wisuda yang ke XI untuk program studi PAI dan ketujuh untuk program studi Ekonomi Syariah. Sedangkan jumlah mahasiswa yang mengikuti wisuda sebanyak 125 orang,” ujar Umar.
Umar mengemukakan, pada kelulusan wisuda kali ini STAI Natuna berhasil meluluskan dua orang mahasiswanya dengan perolehan IPK yang memuaskan (cum laude).
“Ada dua orang yang cumlaude dari masing – masing bidang studi. Untuk bidang studi PAI diperoleh atas nama Julisa dengan IPK 3,66 dan dari Ekonomi Syariah atas nama Zaimah dengan IPK 3,53,” ucapnya.
Masih kata Umar, kedepannya STAI Natuna akan fokus meningkatkan kualitas pembelajaraan serta fokus pada kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat. Dengan target yang dicapai, lahirnya penelitian dan karya ilmiah yang mengintegrasi nilai – nilai Islam dengan dinamika kehidupan.
“STAI Natuna tak terasa sudah 15 tahun berdiri dan telah melakukan pengabdian,” katanya.
Selain itu, STAI Natuna juga akan berupaya untuk menjadi institut. “Kita berharap nantinya STAI Natuna bisa berubah menjadi institut,” tutur Umar.
Sementara, Wakil Koordinator Kopertis Wilayah XII Riau Kepri, Syarifuddin mengucapkan selamat kepada para wisudawan/ wisudawati dan berharap STAI Natuna kedepannya bisa berkembang lebih baik lagi di Natuna maupun di luar Natuna.
“Semoga sarjana yang tercetak dari STAI Natuna ini bisa memberikan kontribusi untuk Natuna. Para lulusan dari STAI Natuna harus bisa bersaing dengan sarjana lulusan dari daerah lain,” ucap Syarifuddin.
Masih kata dia, menjadi sarjana harus kuat dan bisa menempatkan diri ditengah masyarakat.
“Kita semua akan bersaing dengan sarjana lainnya. Jadilah sarjana yang kompeten, jangan jadi sarjana yang impoten,” katanya.
Dikesempatan itu, Bupati Natuna Hamid Rizal mengatakan bahwa sarjana itu harus terus belajar dan berpesan agar setiap alumni bisa menjadi kontribusi untuk daerah dan tetap mengutamakan ahlak mulia.
“Tidak sedikit alumni STAI Natuna telah menunjukkan eksistensinya di Kabupaten Natuna dan mempunyai peran penting dalam pembangunan daerah,” ucap Hamid.
Bupati Natuna juga meminta agar Kopertis Wilayah XII Riau Kepri untuk selalu memberikan fokus dalam meningkatkan pendidikan khususnya STAI Natuna.
Dalam acara itu juga, turut hadir Wakil Bupati Natuna, Ketua DPRD Natuna dan Anggota DPRD Natuna, Sekda Natuna, FKPD Natuna dan orang tua dari mahasiswa STAI Natuna. (MANALU)
