
Tanjungpinang, (MK) – Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang menyampaikan stok beras di Tanjungpinang dijamin aman hingga tiga bulan kedepan.
“Untuk stok beras yang ada di Tanjungpinang sebanyak 680 ton dan ini cukup untuk masyarakat Tanjungpinang selama tiga bulan kedepan,” papar Kepala Disdagin Kota Tanjungpinang, Juramadi Esram melalui Kabid Stabilisasi Harga, Anik Murtiani, Rabu (13/9/2017).
Dia mengutarakan, saat ini Kementerian Perdagangan sudah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) untuk komoditas beras.
“Untuk HET beras sudah ditetapkan. Saat ini tercatat, beras harga tertinggi Rp13.500 dan kita juga sudah memberitahukan kepada seluruh agen dan distributor beras di Tanjungpinang,” ujarnya.
Sementara, saat ditanya terkait kelangkaan beras premium di kalangan masyarakat, Anik mengaku sudah berkoordinasi dengan Sub Divre Bulog Tanjungpinang.
“Sudah, kita sudah koordinasi kesana. Memang kita tahu bahwa beras Bulog Premium saat ini sedang kosong stoknya. Saat ini, kita juga menyarankan kepada masyarakat untuk sementara mengkonsumsi beras yang ada,” katanya.
Disisi lain, Kepala Sub Divre Bulog Tanjungpinang, Jaka Santosa mengaku saat ini kekosongan stok beras bulog premium.
“Tidak disini saja, bahkan di pusat saja juga kosong,” ucap Jaka Santosa saat dikonfirmasi melalui ponselnya.
Dia mengatakan, untuk kejelasan akan datangnya beras bulog premium masih menunggu instruksi dari Kepala Bulog.
“Kita juga nunggu, tergantung instruksi pak kepala di pusat. Jadi tunggu sajalah,” ucapnya. (SYAIFUL AMRI)
