Stress Kerja? Musik Obatnya

by -443 views
Sartika Andriani
Sartika Andriani

Penulis: Sartika Andriani

Mahasiswi Semester 5, STIE Pembangunan Tanjungpinang

Opini, (MetroKepri) – Beberapa dari kita pasti pernah merasakan yang namanya stress dalam bekerja, namun apa sebenarnya stres kerja itu? Bagaimana cara kita agar tidak stress saat bekerja?

Berdasarkan pengertian stress kerja merupakan bentuk dari ketidak seimbangan antara fisik dan psikis yang dapat menimbulkan kerugian bagi individu maupun organisasi yang terkait. Stress kerja ini dapat diartikan sebagai tekanan atau dorongan akibat bekerja yang mana nantinya dapat mempengaruhi emosi, cara berpikir dan kondisi fisik seseorang. Ada beberapa penjelasan mengenai stress kerja ini dimana berdasarkan pendapat Beehr dan Franz mendefiniskan stress kerja sebagai suatu proses yang dapat menyebabkan orang merasa sakit, merasa tegang dan tidak nyaman terhadap tempat kerja maupun kerjaan yang diberikan.

Menurut penyebab terjadinya stress kerja yang dialami oleh karyawan biasanya terjadi dalam beberapa faktor, seperti faktor lingkungan, faktor organisasi, dan faktor individu itu sendiri.

Contoh dari pemicu stress ini misalnya dalam bekerja kita mendapatkan konflik sesama rekan kerja yang pastinya membuat suasana kerja menjadi tidak nyaman, pekerjaan yang menumpuk yang mengakibatkan individu pusing dan merasa tegang, serta masalah personal ataupun eksternal yang dialami oleh karyawan.

Apabila stress kerja ini dialami oleh karyawan maka hal ini juga akan berdampak pada produktivitas kerja mereka dimana biasanya motivasi karyawan semakin menurun untuk melaksanakan tugasnya, menjadikan pekerjaan tak dapat diselesaikan tepat waktu, mudah merasa jenuh, tidak merasa percaya diri dan akan berdampak pada hasil kerja yang buruk yang apabila hal ini terus berlangsung lama, karyawan akan menyerah dan keluar dari perusahannya. Tak hanya pada produktivitas kerja, stress kerja ini juga dapat menyebabkan masalah kesehatan fisik dan mental seseorang.

Oleh karena itu, berbagai macam cara manajer atau organisasi bahkan individu menciptakan cara agar terhindar dari stress kerja.

Salah satunya ialah dengan cara simpel yaitu mendengarkan musik. Musik merupakan sarana hiburan yang sering dilakukan orang dengan cara mendengar dan memahami lirik. Sebagian orang mengatakan musik adalah healing atau obat terbaik saat merasakan stress dan lari dari kenyataan, namun siapa sangka bahwa musik ini memiliki pengaruh yang besar terhadap kinerja.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Dr. Lesiuk dari University Of Windsor, Canada dari laman New York Times menyebutkan bahwa orang yang mendengarkan musik dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat.

Dikutip dari laman alodokter.com musik juga dapat mengatasi dan menghilangkan stress dikarenakan musik yang mengurangi pelepasan hormon stress dan menghindari gejala depresi, musik juga tak secara langsung mempengaruhi pikiran, perasaan, dan perilaku seseorang serta gangguan tidur akibat kecemasan.

Namun, menurut WHO terdapat anjuran volume yaitu 100 Decibel (dB) dan waktunya maksimal 15 menit perhari melalui handphone dan agar tidak membahayakan pendengaran disarankan untuk mengatur volume serendah mungkin antara 5 dengan 45 dB.

Untuk meningkatkan produktivitas biasanya kita memilih lagu yang semangat dan memiliki arti. Dilansir dari enterpreneur jenis musik yang dapat meningkatkan produktivitas dintaranya lagu klasik, suara alam, sinematik, dan lagu kesukaan individu baik gendre apapun seperti Kpop, Pop, Dangdut dan lain sebagainya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.