
Tanjungpinang, (MK) – Kota Tanjungpinang berhasil menyelamatkan Provinsi Kepulauan Riau dikancah nasional. Melalui seleksi yang sangat ketat, Kota Tanjungpinang telah mampu memboyong piala Anugerah Pangripta Nusantara (APN) tahun 2017 sebagai kota dengan perencana pembangunan terbaik ketiga Se – Indonesia.
Dari 99 kota di Indonesia, Kota Tanjungpinang merupakan kota dengan perencanaan terbaik pertama di luar Jawa, dan peringkat ke tiga Se – Indonesia setelah Kota Batu Provinsi Jawa Timur yang menduduki peringkat pertama dan diikuti Kota Pekalongan Provinsi Jawa Tengah diposisi peringkat kedua.
Prestasi demi prestasi kembali diukir dimasa pemerintahan Lis – Syahrul di tingkat nasional. Piala APN tersebut diserahkan langsung oleh Menteri PPN/ Bappenas Bambang Brojo Negoro kepada Wali Kota Tanjungpinang H. Lis Darmansyah di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (26/4/2017).
APN merupakan penghargaan yang diberikan oleh Kementerian PPN/ Bappenas kepada daerah yang telah berhasil meraih prestasi di bidang perencanaan pembangunan. Adapun seleksi dilaksanakan meliputi empat tahap yang dilalui oleh Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Kota Tanjungpinang.
Pada tahap keempat dilaksanakan dalam bentuk presentase dan wawancara oleh Kepala Bappelitbang Drs. Surjadi, M.T pada 30 Maret 2017 lalu, yang diikuti oleh Kepala Bappeda masing – masing kabupaten/ kota lainnya yang masuk nominasi tingkat nasional.
Dalam penilaian tahap IV tersebut, cakupan penilaian terdiri dari 12 kriteria yang meliputi penilaian terhadap keterkaitan antara Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) dengan RPJMD dan RKP 2017. Konsistensi antara evaluasi penilaian terhadap proses penyusunan perencanaan, tampilan dan materi presentase serta kemampuan presentasi dan penguasaan materi. Setelah berhasil melalui serangkaian tahapan seleksi, akhirmya Kota Tanjungpinang terpilih sebagai perencana pembangunan terbaik peringkat ketiga Se – Indonesia.
Acara tersebut disejalankan dengan pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2017 yang dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo.
Dalam pidatonya, Jokowi mengatakan, sudah bertahun – tahun penyusunan anggaran tidak pernah fous dan tidak memiliki perioritas yang jelas baik. Untuk itu, Presiden Jokowi mengingatkan agar diberi skala perioritas cukup 2 atau 3 saja jangan semua kegiatan dijadikan perioritas.
Selain itu, Presiden Jokowi juga mengingatkan perlunya integritas antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/ kota harus betul – betul terkonsolidasi dengan baik. Presiden mencontohkan, ada pelabuhan tapi tidak ada jalan, bagaimana bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
“APBN maupun APBD kita kecil, tidak ada jalan lain selain menggaet investor menanamkan investasi di Indonesia. Namun karena ketidaknyamanan dan birokrasi berbelit – belit sehingga mereka berpindah investasi ke negara lain,” ujar Jokowi.
Jokowi menambahkan, zaman sekarang ini bukan yang besar kalahkan yang kecil, bukan yang kuat kalahkan yang lemah. Akan tetapi yang cepat mengalahkan yang lambat. Untuk itu, perlu cepat mempersiapkan diri dalam segala hal.
Sementara itu, Lis disela – sela penerimaan piala APN menyampaikan rasa syukur dan bahagia terhadap apa yang sudah diraih Pemerintah Kota Tanjungpinang, sehingga Tanjungpinang terbilang ditingkat nasional terutama dalam hal perencanaan pembangunan daerah.
Hal ini juga menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam menata dan membangun Tanjungpinang. Selain itu juga menurut Lis sebagai motivasi untuk terus berbuat yang terbaik dan berinovasi.
“Meskipun kita belum mampu menata pembangunan secara menyeluruh, namun kita sudah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari RPJMD, LAKIP, dan proses RKPD serta Renja APBD yang sudah seirama,” papar Lis.
Lis mengutarakan, penghargaan bukanlah menjadi tujuan utama yang dicari, akan tetapi menunjukkan hasil kerja yang sudah diperbuat selama ini untuk negeri tercinta.
“Tinggal sekarang bagaimana kita bisa melakukan sinergisitas antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah,” ujar Lis.
Lis juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Tanjungpinang serta seluruh masyarakat Tanjungpinang yang telah turut serta berperan aktif dalam perencanaan pembangunan di daerah ini.
Sementara itu, Surjadi mengatakan, keberhasilan ini merupakan keberhasilan Pemerintah Kota Tanjungpinang selama kepemimpinan Pak Lis dan Pak Syahrul dan APN 2017 merupakan APN perdana untuk Kota Tanjungpinang.
“Hal itu juga sebagai gambaran bahwa perencanaan di Hulu sudah benar dan kedepannya perencanaan pembangunan di Kota Tanjungpinang harus kita maksimalkan kembali,” ucapnya. (Red/ Hms Tpi)
