Tanjungpinang Raih Penghargaan Swasti Saba Dari Menkes RI

by -319 views
by
Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah SH Saat Menerima Penghargaan Swasti Saba Dari Menkes RI
Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah SH Saat Menerima Penghargaan Swasti Saba Dari Menkes RI

Tanjungpinang, (MK) – Kota Tanjungpinang meraih penghargaan Swasti Saba sebagai Kota Sehat Tahun 2017 dari Kementerian Kesehatan RI.

Penghargaan dan piala Swasti Saba tersebut langsung diterima oleh Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah SH dari Menteri Kesehatan RI. Selain Kota Tanjungpinang, 17 kabupaten/ kota lainnya dan 3 Provinsi yang ada di Indonesia juga meraih penghargaan yang sama.

Sedangkan 104 kabupaten kota lainnya di luar 18 kabupaten kota, piagam dan pialanya diserahkan melalui Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI, dr. Anung Sugiyantono M.Kes.

Bagi Kota Tanjungpinang, ini adalah penghargaan Swasti Saba pertama. Penilaian Kota Sehat pertama ini Kota Tanjungpinang mengajukan dua tatanan yaitu tatanan perumahan dan pemukiman yang sehat serta tatanan kehidupan masyarakat sehat yang mandiri.

“Penghargaan Swasti Saba ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat Tanjungpinang untuk terus kreatif dan melakukan inovasi mewujudkan Kota Tanjungpinang yang lebih bersih, aman, nyaman dan sehat untuk ditinggali warga,” papar Lis kepada awak media ini, Selasa (28/11/2017).

Lis mengutarakan, penilaian Kota Sehat ini akan dilaksanakan kembali pada tahun 2019 mendatang.

“Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang sudah mengagendakan untuk mengajukan empat tatanan dalam penilaian tersebut, yaitu menambahkan tatanan pariwisata sehat dan lalulintas yang tertib, aman dan sehat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam mengatakan awal Januari 2018 mendatang upaya untuk menyusun roadmap pada kedua tatanan dimaksud sudah mulai disusun dan akan dievaluasi kemajuannya secara berkala setiap 3 bulan.

“Terpenting adalah adanya kebersamaan dan kerjasama dari segenap jajaran pemerintah, kecamatan dan kelurahan, lembaga swadaya masyarakat, para kader dan masyarakat itu sendiri,” ucapnya. (NOVENDRA)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.