Temuan Limbah, DLH Sebut BP Batam Tidak Ada Laporan

by -215 views
Screenshot Undangan Pengangkutan dan Pemusnahaan Terkait Temuan Limbah B3 di Pantai Nongsa. Foto JIHAN
Screenshot Undangan Pengangkutan dan Pemusnahaan Terkait Temuan Limbah B3 di Pantai Nongsa. Foto JIHAN

Batam, (MetroKepri) – Penemuan limbah B3 di Pantai Nongsa belum lama ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Herman Roji mengaku tidak mengetahui terkait adanya limbah yang ditemukan oleh pihak BP Batam.

BP Batam juga tidak ada melaporkan kepada pihaknya.

“Setahu saya, tidak ada laporan limbah yang ditemukan oleh BP Batam ke DLH. Coba tanya sama Kabid saya. Soalnya setahu saya, BP Batam tidak ada laporannya ke saya,” papar Kadis Lingkungan Hidup Kota Batam, Herman Roji kepada MetroKepri saat dikonfirmasi usai rapat di ruang Komisi lll DPRD Kota Batam, Selasa (30/10/2018).

Kadis Lingkungan Hidup Kota Batam ini juga mengaku tidak mendapat laporan dan tidak diberitahu oleh piahk BP Batam terkait temuan limbah tersebut. Sementara, terkait limbah B3 jenis slage yang ditemukan pihak BP Batam disekitar Pantai Nongsa tersebut, tercatat ada tembusan undangan sebelum melakukan pengangkutan di pantai tersebut.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Ipda M. Hazaquan mengatakan atas informasi dari pimpinan, pihaknya langsung lidik di lapangan terkait adanya informasi pembuangan limbah dari teng klening berupa slage oil.

“Kita cek beberapa lokasi, mulai dari lokasi ujung bahkan dilokasi tersebut katanya ada didepan Pantai Nongsa. Setelah itu, kita cari saksi – saksi. Itu tidak ada dan kejadian itu sekitar tanggal 25,” ujarnya.

Pada tanggal 25 itu juga, pihaknya terus melakukan penyisisiran disepanjang Tanjung Bemban dan itu juga tidak ada.

“Kemudian kita cek ke PT CLT, itu tidak ada juga. Sementara untuk dokumentasi, dari laporan kita di tanggal 25 itu, tidak ada. Pokoknya, kita sudah melakukan kegiatan seperti yang diinfokan kepada kami, namun hasilnya nihil dari kami,” ucapnya.

Sementara saat melakukan pembersihan itu, pihaknya sangat menyayangkan BP Batam dan KPLI tidak ada berkordinasi.

“Jadi saat itu, mereka sendiri yang mengambil tindakan sampai akhirnya pemusnahan. Itulah kita dengar infonya seperti itu,” katanya.

Masih kata dia, tindakan yang akan dilakukan, pertama kordinasi dulu dengan KPLI terkait permasalahan tersebut.

“Jadi, kita akan kroscek dilapangan tindaklanjutnya seperti apa. Mungkin nanti KPLI sudah ada dan kita akan melakukan pemeriksaan saksi – saksi terkait masalah itu,” katanya. (*)

Penulis : JIHAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.