Tim WFQR 4 Gagalkan Penyeludupan Barang Dari Malaysia

by -245 views
by
Tim WFQR 4 saat memeriksa barang ilegal
Tim WFQR 4 saat memeriksa barang ilegal

Tanjungpinang, (MK) – Tim WFQR 4 Pangkalan Angkatan Laut Lanal Tanjung Balai Karimun menangkap KM Citra Utama yang membawa barang – barang ilegal dari Batu Pahat Malaysia tujuan Tanjung Balai Karimun, Rabu (12/10) sekitar pukul 06.10 WIB.

Melalui press release Dispenal Lantamal IV Tanjungpinang, Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI S. Irawan S.E menyampaikan, KM Citra Indah berbobot 105 GT berbendera Indonesia milik “KL” merupakan salah satu kapal yang menjadi target operasi WFQR 4 dan saat ini sudah di adhoc di dermaga Tanjung Balai Karimun.

“Saat diperiksa, kapal tersebut membawa barang second berbagai jenis dan bawang merah 13,800 ton, ikan 3000 dus, semen 50 sak, minuman 300 dus, dan masih banyak barang –barang yang masih dalam proses bongkar dan penghitungan secara ril yang dilakukan tim gabungan antara lain tim WFQR 4 Lanal Tanjung Balai Karimun, Bea Cukai, KKP, Polair Polda Kepri,” ucap Danlantamal IV.

Disisi lain, Danlantamal mengingatkan pihaknya sudah beberapa kali memberikan himbauan para pengguna laut agar tidak lagi membawa masuk dan keluar barang – barang illegal.

“Karena permainan ini sudah kita tahu semuanya. Kita berbuat untuk mengamankan regulasi pemerintah dalam hal ini Presiden RI Joko Widodo tegas mengatakan hilangkan semua bentuk – bentuk kegiatan illegal karena sangat merugikan perekonomian bangsa Indonesia,” papar Irawan.

Sampai saat ini, tim gabungan masih mendata barang – barang diluar manifest dengan jumlah yang cukup banyak. Selain itu Danlantamal mengingatkan kepada seluruh aparat tim gabungan yang ada dilapangan untuk mendata secara cermat keseluruhan barang termasuk pemeriksaan narkoba kemungkinan ada didalam kapal.

Danlantamal IV dengan tegas mengatakan, kegiatan illegal diwilayah Kepri saat ini menjadi sorotan dan perhatian dari pemerintah pusat. Untuk itu semua jajaran stakeholder dan komponen masyarakat yang ada di Kepri agar sama – sama merapatkan barisan mengamankan regulasi pemerintah.

“Jangan ada lagi oknum – oknum bermain dibalik ini semua, karena konsekwensinya akan berhadapan dengan hukum,” katanya. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.