
Batam, (MK) – Komisi III DPRD Kepulauan Riau bersama Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau melakukan peninjauan lapangan di Pelabuhan Sijantung, Kecamatan Galang, Kota Batam, Rabu (6/9/2017).
Tinjauan itu juga untuk lebih meningkatkan infrastruktur penunjang transportasi antar pulau. Selain itu, pembangunan Pelabuhan Sijantung yang menggunakan anggaran kota dan provinsi ini juga dikelola oleh Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauam Riau.
Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepri, Surya Maksur Nasution merasa hal itu belum terlalu optimal. Oleh karena itu, Dinas Perhubungan Provinsi Kepri agar bisa menambah jumlah operator kapal di pelabuhan tersebut.
“Operator kapal harus ditambah. Selain itu, rute pelayaran juga mesti diperbanyak agar akses ke daerah pulau – pulau lebih mudah lagi seperti ke Lingga atau daerah lainnya,” papar Surya saat peninjauan di pelabuhan tersebut.
Saat ini, memang baru dua operator kapal yang melayani pelayaran di Pelabuhan Sijantung yakni KM Karunia dan KM Istiqomah. Dua operator tersebut melayani pelayaran dari Tanjungbatu, Tanjungbalai Karimun dan Tanjungpinang.
“Sarana dan prasarana pendukung pelabuhan ini juga harus dibenahi seperti area parkir, ruang tunggu penumpang dan ketersediaan jaringan listrik dan air,” ujar Surya.
Selain itu, kata dia, pagar pembatas antara bangunan pelabuhan dan laut sampai ke ponton pelabuhan harus dirapikan lagi untuk keamanan dan kenyamanan penumpang kapal.
Saat ini pelabuhan yang berada di Jembatan V ini memang belum begitu diketahui oleh warga. Padahal akses dari pelabuhan ini menuju ke beberapa pulau seperti Tanjungbatu dan Tanjungpinang lebih cepat ketimbang dari pelabuhan – pelabuhan lain. Oleh karena itu, Dinas Perhubungan harus bisa lebih mengoptimalkan pelabuhan ini untuk kemudahan transportasi laut.
“Jadi agar masyarakat tahu, pelabuhan ini harus dibuka dan diresmikan oleh pemerintah. Otomatis kalau sudah secara resmi dibuka, masyarakat akan mengetahui rute – rute mana saja yang dilayani di pelabuhan ini,” ucapnya. (ALPIAN TANJUNG)
