Warga Desa Sungai Buluh Digegerkan Dengan Penemuan Mayat Mengapung di Laut

by -481 views
Mayat Yang Mengapung Saat Dibawa ke Rumah Sakit
Mayat Yang Mengapung Saat Dibawa ke Rumah Sakit

Lingga, (MetroKepri) – Warga Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat Kabupaten Lingga digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki – laki yang terapung di perairan Sungai Buluh, Rabu 12 September 2018 sekitar pukul 07.30 WIB.

Mayat yang identitasnya diketahui berasal dari Desa Kuala Raya, RT 002, RW 004 atas nama Adi (Alias Atok) lahir di Kuala Raya, 07 November 1989 itu, pagi tadi ditemukan tak bernyawa diperairan Sungai Buluh oleh nelayan Pulau Posek dan dibawa langsung dengan speed Kepala Desa Busung Panjang Baharudin.

Kapolsek Singkep Barat, Iptu Idris membenarkan dengan adanya penemuan mayat pria yang mengapung diperairan Sungai Buluh tersebut.

“Benar pak, laporan masuk. Izin melaporkan pada Rabu 12 September 2018 pukul 07.30 WIB, bertempat diperairan Desa Sungai Buluh Kecamatan Singkep Barat telah ditemukan seorang mayat,” papar Kapolsek Singkep Barat, Iptu Idris saat dikonfirmasi, Kamis (13/09/2018).

Berikut kronologis penemuan mayat pria yang terapung diperairan Sungai Buluh.

Rabu 12 September 2018 pukul 06.30 WIB, saksi Majid yang berangkat dari Pulau Mas menuju Desa Sungai Buluh menggunakan pompong, melihat sesosok pria pukul 07:30 WIB sedang mengapung dan segera memberitahukan ketiga teman lainnya.

Setelah itu, saksi yang berasal dari Pulau Posek, Kecamatan Posek itu dan ketiga temannya Atan, Rudi, Barmi mendekati korban yang sedang mengapung. Setelah dilihat dari dekat ternyata korban sudah tidak bernyawa lagi, dengan posisi telungkup, kemudian saksi meminta pertolongangan dengan menghubungi warga Desa Sungai Buluh.

Ketika warga tiba di tempat kejadian dan melihat kondisi korban, warga pun langsung membawa jenazah ke pelabuhan dan segera dilarikan ke RSUD Dabo Singkep guna Visum.

Selain itu, menurut hasil visum yang disampaikan Dr. Rudi mengatakan diperkirakan korban meninggal dalam 2 x 24 jam dan ditemukan darah yang keluar dibagian telinga dan hidung.

“Korban meninggal sudah 2 X 24 jam, kemudian ditemukan darah dibagian telinga dan hidung,” kata Kapolsek menerangkan hasil visum dari RSUD.

Terpisah, Kepala Desa Kuala Raya, Dekki mengatakan korban tersebut selama ini mengalami gangguan jiwa.

Sementara itu, pada pukul 10.15 WIB pihak rumah sakit sudah menyerahkan korban ke keluarga yang dibawa kekediamannya untuk dimakamkan. (NAZILI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.