Batam, (MetroKepri) – Ratusan masyarakat Pulau Sembur ikut menghadiri rapar dengar pendapat (RDP) diruang Komisi I DPRD Kota Batam, Rabu (12/09/2018).
Pelaksanaan RDP itu juga tekait penggusuran rumah warga yang akan digusur oleh pihak PT Berkat Sentosa Panbil.
Pada rapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Budi Maryadiyanto ini juga turut dihadiri oleh istansi terkait yakni pihak perusahan, Lurah Galang Baru, Camat Galang, BP Batam, Ombudsman, Kapolsek Galang diwakili, Kanit Intel, dan pihak BPM PTSP.
Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Budi Maryadiyanto menyampaikan pelaksanaan RDP ini terkait permasalahan lahan.
“Terkait masalah ini boleh dibilang di Batam permasaalahannya rata – rata sama. Nah cuman, kita tetap harus berpikirnya masalah kepentingan masyarakat. Kalaupun masalah investor siapa sih, memang masalahnya lahan itupun bagaimana supaya investor bisa masuk. Nah efek daripada investor supaya ada lapangan pekerjaan dan dengan adanya investor itukan bisa mensejahterahkan masyarakat, kan seperti itu. Hanya masalahnya sekarang ini terkait dengan masalah klaim ini,” papar Budi saat diwawancara media diruang kerjanya.
Sementara, kata dia, terkait permasalahan ini perlu diluruskan. Permasalahan ini, akan secepatnya dijadwalkan akan supaya lebih jelas data – data masyarakat yang tinggal diatas lahan itu.
“Terkait permasalahan itu akan kami minta dan kita akan memfasilitasi masyarakat. Kalau masyarakat ada bermasalah dalam pengertian konplik, nah disinilah tempat kita bahas,” ujarnya.
Dia mengutarakan, selaku wakil rakyat dan mengadukan permasalahan ini ke pihaknya di DPR, ini harus ditampung permasaalahan masyarakat itu tadi.
“Kita dudukan, supaya masyarakat tidak ribut. Itukan lebih kurangnya seperti itu. Nah kalaupun mencari pembenaran, ya diruang pengadilan sana dan ruangnya disana bukan disini. Tetapi kalau di DPR ini, cuma tempat kita rapat dengar pendapat saja. Ingat, kita sebagai salah satu DPR bagaimana tupoksi kita adalah pengawasan supaya permasalahan itu cepat selesai,” ucapnya saat menanggapi permasalahan masyarakat.
Selain itu, pihaknya juga akan segera turun ke lokasi tempat masyarakat tinggal tersebut. (JIHAN)
