WFQR Lantamal IV Amankan Enam Orang Perampok

by -248 views
by
Tim WFQR IV Usai Mengamankan Perampok
Tim WFQR IV Usai Mengamankan Perampok

Tanjungpinang, (MK) – Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV yang tergabung dalam Unit – 1 Jatanrasla mengamankan enam orang terduga pelaku jaringan tindak criminal di laut yang akan beraksi di Selat Malaka.

Keenam pelaku tersebut, berhasil diamankan di perairan Tanjung Pinggir Sekupang Batam, Senin (26/12) dini hari.

Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI S. Irawan S.E mengatakan kawanan perompak ini rencananya akan melakukan aksinya di Selat Malaka.

“Mereka berangkat dari Sungai Cantik Batam menyisir ke arah Pulau Buluh sampai ke Pulau Sambu Kecil dengan tujuan perairan OPL Timur Malaysia dengan menggunakan boat pancung untuk memanjat kapal yang sedang berlayar atau mereka menyebutnya dengan istilah “shooping” disaat cuaca buruk dan gelombang yang tidak bersahabat,” papar Irawan.

Irawan mengemukakan, dari keenam pelaku tiga diantaranya adalah pemain lama yaitu “UA” yang berperan sebagai pemanjat yang juga mantan narapidana yang dijatuhi vonis 4,5 tahun karena melakukan pembajakan MT Zafirah tahun 2012 lalu.

“Sedangkan pelaku berinisial TA berperan sebagai pemanjat adalah pelaku percobaan pencurian terhadap MT Lautan Promise tahun 2013 dan “L” alias Romo berperan sebagai pemanjat pernah diamankan tim WFQR 4/ Unit 1 Jatanrasla pada tahun 2015 karena diduga akan melakukan tindak kriminal di perairan OPL timur Malaysia,” ujar Danlantamal IV.

Sementara, kata Danlantamal IV, tiga pelaku yang merupakan pemain baru adalah “MA” berperan sebagai nahkoda, “FSL” berperan sebagai juru mudi atau pembantu nahkoda dan “R” berperan sebagai pemanjat.

“Bersama para tersangka juga diamankan boat pancung GT 01 milik “PS” warga Sagulung Batam, empat buah HP, tali panjat dan senjata tajam yang saat ini diamankan oleh Tim WFQR Lantamal IV sebagai barang bukti untuk proses penyelidikan,” ucapnya.

Masih kata Danlantamal IV, mulai dari menjelang libur perayaan Natal dan Tahun Baru 2017, pengamanan perairan Kepri semakin ditingkatkan untuk meminimalisir tindak kejahatan yang mungkin akan dilakukan oleh para pelaku dengan memanfaatkan kelengahan aparat.

“Lantamal IV telah memetakan jalur – jalur yang rawan terhadap tindak kejahatan. Hal ini dilakukan untuk menutup celah bagi para pelaku kejahatan yang akan melakukan aksinya di perairan Kepri,” kata Irawan.

Dia mengutarakan, para pelaku kriminal di laut mencoba memanfaatkan momentum libur panjang dan cuaca buruk untuk melakukan aksinya. Hal ini sudah diantisipasi dengan menyebar tim WFQR di jalur – jalur rawan tindak kejahatan. Hal ini terbukti cukup efektif dan terbukti dengan adanya penangkapan beberapa pelaku tindak kriminal di laut yang dilakukan oleh jajaran Lantamal IV.

“Tim WFQR akan selalu bergerak cepat di waktu yang tepat,” ucapnya. (Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.