26 Koperasi di Natuna Ikuti Pelatihan Managemen Keuangan

by -202 views
by
Ilustrasi pertemuan koperasi
Ilustrasi pertemuan koperasi

Natuna, (MK) – Guna meningkatkan keterampilan pengurus koperasi, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Natuna, memberikan pelatihan Menagemen, Keuangan dan Akuntansi kepada pengurus koperasi Se – Kabupaten Natuna, di Penginapan Feliona, Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, Selasa (24/5).

Acara tersebut diikuti oleh 40 orang pengurus dari 26 koperasi yang diselenggarakan selama 3 hari sejak 24 hingga 26 Mei 2016. Dalam pelatihaan tersebut, Dinas Koperasi dan UKM menggandeng Kementerian Koperasi untuk memberikan materi kepada peserta pelatihan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Sri Hariningsih mengungkapkan, lemahnya keterampilan dalam mengolah data dan pembukuan keuangan koperasi menjadi kendala tersendiri dalam kegiatan koperasi selama ini.

“Kita berikan pelatihan Keuangan, Managemen dan Akutansi ini supaya pengurus koperasi lebih terampil dalam menyusun laporan keuangan nanti. Selama ini pengurus koperasi sedikit lemah dalam laporan pembukuan keuangan,” ungkap Sri Hariningsih.

Menurutnya, administrasi keuangan memegang peran kunci pada sebuah organisasi, sehingga perlu ditangani dengan sebaik – baiknya.

“Tujuannya agar tidak terjadi penyalahgunaan uang yang tidak sesuai dengan anggaran sudah ditentukan. Maka dari itu kita berharap kepada peserta agar serius dalam mengikuti pelatihan ini,” ungkapnya.

Kendala dalam menyusun laporan keuangan selama ini, sebut Sri, mengakibatkan banyaknya koperasi yang terlambat dalam malaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Padahal, katanya, RAT merupakan hal yang wajib dilakukan tepat waktu oleh pengurus koperasi.

“Semoga sesudah pelatihan ini, tidak ada lagi pengurus koperasi yang kesusahan dalam menyusun laporan keuangan sehingga koperasinya tidak lagi terlambat melaksanakan RAT,” ucap Kadiskop dan UKM itu.

Sementara itu, Ketua pelaksana pelatihan, Emil Lesmana menambahkan kegiatan ini dimaksudkan agar pengurus mampu membenahi koperasi baik dari segi kelembagaan keuangan, manageman maupun tingkat produktifitas usaha.

Lanjutnya, bagi pengurus koperasi yang paling penting mampu membuat laporan hasil Rapat Anggota Tahunan  (RAT) sebagai dasar bagi Pemerintah daerah untuk menentukan kebijakan kedepan.

“Pelatihan ini sangat penting dalam menyusun laporan Rapat Anggota Tahunan (RAT), juga sebagai dasar bagi Pemerintah daerah untuk menentukan kebijakan kedepan. Selain itu kita harapkan agar pengurus koperasi mampu membenahi koperasi baik dari segi kelembagaan keuangan, manageman maupun tingkat produktifitas usaha,” jelas Emil.

Dalam kesempatan yang sama, nara sumber dari Kementrian Koperasi, Dr, Sanata Prayujana menjelaskan dalam pelatihan ini akan lebih di fokuskan kepada keterampilan Akutansi. Hal ini di karenakan kebanyakan pengurus koperasi lemah dalam laporan tahunan dalam rapat anggota.

“Dengan waktu tiga hari, saya rasa cukup maksimal dalam memberkan materi kepada peserta pelatihan ini. Kita akan fokus pada laporan akutansi, saya lihat memang lemah dalam hal ini.” jelas Sanata. (HK)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

No More Posts Available.

No more pages to load.