Antisipasi Peredaran Narkoba, Korem 084 Bhaskara Jaya Lakukan Tes Urine

by -31 views
Suasana Pelaksanaan Tes Urine di Makoresm 084 Bhaskara Jaya. Foto Penrem 084 Bhaskara Jaya
Suasana Pelaksanaan Tes Urine di Makoresm 084 Bhaskara Jaya. Foto Penrem 084 Bhaskara Jaya
Iklan Banner

Surabaya, (MetroKepri)  Ratusan prajurit Korem 084/ Bhaskara Jaya terlihat memadati ruangan Aula Makorem, Senin (01/07/2019) pagi. Bukan tanpa sebab, para prajurit dan PNS Korem tersebut, nantinya bakal mengikuti proses pengecekan urine yang sengaja digelar oleh Korem 084 Bhaskara Jaya.

Kepala Staf Korem 084, Letkol Arm Aprianko Suseno mengatakan narkotika ataupun narkoba merupakan suatu kejahatan yang tergolong luar biasa atau extra ordinary crime.

“Efeknya sangat luar biasa. Bahaya itu juga mampu menghapus satu generasi,” papar Kasrem membacakan amanat Danrem, Senin 1 Juli 2019.

Permasalahan tersebut, kata Letkol Aprianko, seakan menjadi pantauan tersendiri bagi TNI – AD, khususnya prajurit Korem untuk mengantisipasi adanya ancaman maupun penyalahgunaan narkotika di wilayah tugasnya.

“Narkoba sudah menjadi ancaman nyata bagi bangsa. Serangan narkoba tidak pandang bulu, termasuk anggota TNI sekaligus,” ujarnya melalui siaran pers yang dikirim Pendam V Brawijaya ke email Redaksi MetroKepri.

Masih kata Kasrem, pengecekan ini untuk memastikan jika semua anggota Korem bersih narkoba.

Hal senada juga disampaikan oleh dr Brigitta Melisa. Dia menambahkan terdapat beberpa gejala yang nantinya bakal menyerang para pengguna zat berbahaya itu. Menurutnya selain kerusakan organ tubuh, para pengguna narkoba nantinya juga bakal mengalami kerusakan-kerusakan system syarat otak.

“Itu sangat berbahaya dampaknya bagi kesehatan tubuh kita, terutama syaraf otak,” ucapnya.

Sementara itu, selama berlangsungnya pengecekan, tidak satupun para prajurit dan PNS Korem yang ditemukan positif menggunakan maupun mengkonsumsi narkoba.

Ia berharap, hasil tersebut bisa terus dipertahankan melalui beberapa cara, terutama menolak adanya keberadaan narkoba di setiap lingkungan.

“Mencegah itu, timbul dari diri kita sendiri. Kalau kita tidak mudah terpengaruh, sangat dipastikan kita akan terhindar dari bahaya peredaran obat (narkoba) itu,” kata staf rumah sakit tingkat III/ Surabaya ini. (Red/ Rilis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.