
Bintan, (MK) – Produk pangan olahan merupakan kreasi bisnis yang dilakukan oleh para petani untuk semakin memaksimalkan hasil yang didapat.
Untuk itulah pelatihan bimbingan dan dukungan dari berbagai kalangan sangat diharapkan untuk dapat meningkatkan segala peluang yang ada.
Bupati Bintan H. Apri Sujadi S.Sos resmi membuka kegiatan Temu Usaha Peningkatan Kemampuan Lembaga Petani dalam rangka Peningkatan Mutu Produk Pangan Olahan bagi para petani Bintan di Aula Pertemuan Kantor Camat Topaya, Kamis (20/7/2017).
Pada kegiatan itu juga turut hadir Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Hj. Susi Susilawati S.Ag,M.Ed, Asisten I Bidang Perekonomian dan Pembangunan Drs. H. Junisman MM, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bintan Khairul S.Sos dan beberapa Kepala OPD lainnya.
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini digagas untuk meningkatan mutu produk olahan dalam segi kualitas, pengemasan sampai kepada pemasaran yang tentu diharapkan akan berdampak baik bagi perekonomian.
Dalam laporannya, Khairul S.Sos menyampaikan beberapa fenomena yang menjadi hambatan bagi usaha olahan pangan yang ada di Bintan. Hal ini tentu membutuhkan perhatian khusus dan harus ditangani dengan serius.
“Kami memahami segala hambatan yang ada di lapangan, lebih lagi bapak ibu mungkin terhambat dalam segi pemasaran produk untuk mengjangkau konsumen yang lebih luas. Untuk itu kedepannya kita harapkan dapat sama – sama saling berkoordinasi agar kuantitas produk yang ada dapat ditingkatkan, jaminan kualitasnya kita pastikan dan pemasarannya kita luaskan,” paparnya.
Dikesempatan itu, Bupati Bintan H. Apri Sujadi S.Sos berharap produk pangan olahan yang ada di Bintan tidak kalah saing dengan produk dari luar. Dia juga mengharapkan agar di kemudian hari produk – produk ini dapat menembus pasar internasional dan menjadi kuliner khas Kabupaten Bintan.
“Kita tidak bermaksud untuk berkhayal, tetapi harapan ini kita perlukan. Sama – sama kita menggenggam harapan agar produk – produk kita nantinya benar – benar dapat menjangkau konsumen yang lebih luas bahkan kita ekspor ke negara – negara tetangga. Bintan sendiri sudah pernah mengekspor hasil olahan pangan ke Singapura dan Malaysia. Untuk itu bukan tidak mungkin kalau di masa hadapan kita akan tembus lagi pasar global walau produk kita bukan produk besar,” ujar Apri sambil memberi semangat kepada para peserta yang hadir. (Red)
