Batam, (MetroKepri) – Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) akan menggelar ‘The Biggest AREBI Real Estate Summit 2019’. Bertemakan Sinergi Broker Properti dengan Pemerintah dan Developer di Era Digital ink akan memberikan edukasi bagi para broker properti dalam menjalankan profesinya.
“Kami mengajak semua para broker properti di Indonesia baik yang sudah menjadi anggota maupun belum, agar bisa menghadiri perhelatan akbar ini. Acara akan digelar besok (Kami 21 November 2018 di Raffles Hotel Jakarta,” kata Ketua Umum DPP AREBI, Lukas Bong, Rabu (20/12/2019).
Kata Lukas, perhelatan akbar ini dilakukan setiap akhir tahun yakni Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan The Biggest AREBI Real Estate Summit.
“Jadi nanti pada 20 November, DPP AREBI menggelar Rakernas, lalu puncaknya pada 21 November adalah acara The Biggest AREBI Real Estate Summit 2019,” ucapnya.
Dalam Rakernas, kata Lukas, akan ada beberapa point penting yang akan dibahas, terutama pembenahan di internal AREBI.
Kata dia, eksistensi AREBI sudah semakin dikenal, developer membutuhkan AREBI, dan bisnis broker properti sudah menjadi salah satu pilihan profesi.
“Di Rakernas kita akan menghimbau agar DPD-DPD untuk melakukan berbagai event yang lebih intensif supaya AREBI tidak hanya dikenal di kota-kota besar,” ujar Lukas.
Kata Lukas, karena selama ini broker properti telah bersinergi secara harmonis dengan developer. Lalu pemerintah sebagai regulator juga memiliki peran penting karena pemerintah saat ini mulai menata industri broker properti.
“Era digital 4.0 saat ini sangat berperan dan sudah merambah ke industri broker properti. Yang gaptek, tidak mau menerima perubahan atau inovasi pasti akan tertinggal,” ujarnya.
Lukas mengatakan, pengetahuan broker properti harus terus ditambah agar bisa bekerja secara profesional. Salah satunya dengan menghadiri acara The Biggest AREBI Real Estate Summit 2019. Banyak permasalahan seputar profesi broker properti di Indonesia, yang berkaitan dengan developer dan pemerintah, di era digital akan dibahas dengan menampilkan narasumber yang berkompeten di bidangnya, baik dari developer, pemerintahan, praktisi, maupun asosiasi.
“Kehadiran di perhelatan akbar ini juga sebagai bentuk kepedulian broker properti terhadap keberlangsungan bisnis broker properti di Indonesia,” kata Lukas.
Ketua Panitia The Biggest AREBI Real Estate Summit 2019 Sulihin Widjaja menambahkan, kegiatan yang ditargetkan akan dihadiri sekitar 1.000 broker properti tersebut merupakan kegiatan untuk menjalin networking dan meningkatkan profesionalitas anggota AREBI. Untuk menjadi peserta The Biggest AREBI Real Estate Summit 2019, dikenakan biaya Rp350 ribu untuk anggota AREBI dan Rp450 ribu untuk non anggota AREBI dan bisa menghubungi panitia di 021-29368929 atau 081382764446.
“Datanglah ke acara The Biggest AREBI Real Estate Summit 2019. Tanyakan pertanyaan yang tidak pernah ditanyakan sebelumnya, dengarkan jawaban yang tidak pernah didengar sebelumnya, dan jadilah teman, mitra dan berkolaborasi dengan mereka,” kata Sulihin.
DPP AREBI juga mengundang Menteri Perdagangan, Ketua Umum REI, Founder AREBI, dan mantan Ketua Umum AREBI pada acara The Biggest Real Estate Summit 2019.
Lebih lanjut Sulihin menjelaskan, The Biggest AREBI Real Estate Summit 2019 akan mengupas tuntas mengenai bagaimana prospek bisnis properti di era 4.0, apakah di era digital developer masih menggunakan broker properti, apa strategi generasi muda dari developer properti ternama menghadapi era digital, regulasi apa yang mengatur bisnis broker properti dan apa implikasi hukumnya, dan kiat-kiat sukses broker properti melipatgandakan income di era digital. (*)
Penulis : Tengku Bayu
